Rajin Tebar Dividen, Saham Golden Energy Mines Pulih ke Rp10.000 pada Sesi I
Hefriday | 18 Februari 2025, 15:38 WIB

AKURAT.CO Saham emiten Grup Sinar Mas, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), diparkir menguat sebesar 6,67% dan mencapai level Rp10.000 per saham pada akhir sesi perdagangan I, Selasa, 18 Februari 2025.
Kenaikan ini menunjukkan adanya pemulihan setelah beberapa sesi sebelumnya mengalami tekanan harga.
Dalam sesi tersebut, tercatat sebanyak 262,4 ribu saham GEMS ditransaksikan dengan frekuensi sebanyak 579 kali, dan nilai transaksi mencapai Rp2,62 miliar. Volume transaksi ini menandakan minat investor yang cukup tinggi terhadap saham emiten energi dengan sektor batu bara ini.
Pada Selasa (18/2/2025) sore pukul 15.33 WIB, pergerakan saham GEMS mengalami rebound signifikan, mengingat sebelumnya pada tanggal 11 Februari 2025 saham sempat terpuruk ke level Rp8.600.
Bahkan, saham GEMS sempat menyentuh level tertinggi sepanjang masa sebesar Rp18.800 pada perdagangan tanggal 29 Agustus 2024, sebelum akhirnya tertekan dalam beberapa waktu terakhir.
Kinerja saham ini tak lepas dari reputasi Golden Energy Mines sebagai emiten yang dikenal royal dividen. Perusahaan telah membagikan dividen tiga kali untuk tahun buku 2024, yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil kepada para pemegang saham.
Dividen interim ke-3 untuk tahun buku 2024 diumumkan dengan nilai total sebesar USD90 juta, setara dengan USD0,0153 per saham.
Menurut Sekretaris Perusahaan Golden Energy Mines, Sudin SH, nilai tersebut dihitung dengan kurs tengah BI per tanggal 28 November 2024, yaitu USD1 setara Rp15.930, sehingga menghasilkan nilai dividen sebesar Rp243,73 per saham. Secara keseluruhan, nilai dividen interim yang dibagikan mencapai Rp1,43 triliun.
Sebelumnya, GEMS telah mendistribusikan dividen interim ke-1 dengan nilai Rp410,42 per saham pada tanggal 25 Juni 2024 dan dividen interim ke-2 sebesar Rp397,27 per saham pada tanggal 13 September 2024. Langkah ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam mendukung nilai investasi bagi para pemegang saham.
Jika dijumlahkan, total dividen interim untuk tahun buku 2024 mencapai Rp1.051,42 per saham. Kebijakan pembagian dividen ini dianggap sebagai salah satu faktor utama yang mendongkrak minat investor terhadap saham GEMS.
Data keuangan per 30 September 2024 menunjukkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai USD397,39 juta. Kinerja keuangan yang solid ini menjadi dasar perusahaan dalam menentukan besaran dividen yang akan dibagikan.
Meski kinerja dividen yang positif telah diraih, pertanyaan mengenai apakah GEMS akan membagikan dividen final untuk tahun buku 2024 masih menjadi perbincangan di kalangan investor. Keputusan tersebut nantinya akan bergantung pada hasil kinerja keuangan perusahaan di sisa tahun berjalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo









