AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan signifikan pada perdagangan Jumat (6/12/2024). IHSG ditutup di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,95% atau 69,47 poin, membawa indeks ke level 7.382. Kinerja ini menunjukkan optimisme pasar di tengah sentimen global maupun domestik yang beragam.
Sepanjang perdagangan hari ini, total volume saham yang diperdagangkan mencapai 16,51 miliar lembar dengan nilai transaksi sebesar Rp9,61 triliun. Aktivitas perdagangan berlangsung dinamis dengan total 609.550 kali transaksi. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 316 saham mencatatkan penguatan, sementara 259 saham melemah, dan 214 saham lainnya stagnan.
Mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia mencatatkan penguatan. Sektor teknologi memimpin dengan kenaikan sebesar 1,82 %, diikuti sektor properti yang naik 1,75%. Sektor infrastruktur juga mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan sebesar 1,12%. Sektor energi dan sektor siklikal masing-masing naik 0,95% dan 0,31%. Sektor lainnya seperti keuangan, industri, non-siklikal, dan bahan baku juga mencatatkan kenaikan meski dalam kisaran yang lebih kecil.
Namun, tidak semua sektor mencatatkan kinerja positif. Sektor kesehatan menjadi yang paling tertekan dengan penurunan sebesar 0,61%, diikuti sektor transportasi yang turun 0,44%. Penurunan di sektor-sektor ini mengindikasikan adanya tekanan jual pada saham-saham tertentu dalam kedua sektor tersebut.
Pada perdagangan hari ini, beberapa saham mencatatkan kenaikan signifikan dan menjadi top gainers. Saham PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) melesat hingga 34,43% ke harga Rp164 per lembar saham. Di posisi kedua, saham PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) naik 29,85% ke harga Rp87, sementara PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) menguat 16,50% ke Rp600 per lembar.
Sebaliknya, sejumlah saham mencatatkan koreksi tajam dan masuk dalam daftar top losers. PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) mengalami penurunan signifikan sebesar 17,01% ke level Rp610. Saham PT Megapolitan Developments Tbk (EMDE) turun 10,53% ke harga Rp136, sedangkan PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) melemah 6,22% ke Rp1.055 per lembar.
Selain itu, saham dengan tingkat aktivitas tertinggi juga menarik perhatian investor. Saham PT Era Digital Media Tbk (AWAN), PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), dan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) tercatat sebagai saham paling aktif diperdagangkan sepanjang hari ini.
Penguatan IHSG hari ini didukung oleh beberapa faktor, termasuk sentimen positif dari sektor teknologi dan properti. Kedua sektor ini mencatatkan pertumbuhan signifikan di tengah optimisme terhadap pemulihan ekonomi dan investasi infrastruktur. Selain itu, stabilitas ekonomi domestik juga memberikan landasan kuat bagi kinerja pasar modal.
Secara keseluruhan, penguatan IHSG ini menunjukkan respons positif investor terhadap perkembangan pasar. Namun, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi volatilitas yang mungkin terjadi, terutama menjelang akhir tahun. Dengan dinamika yang terus berkembang, pemilihan saham yang tepat berdasarkan fundamental dan analisis teknikal menjadi kunci sukses investasi di pasar modal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










