Entitas Sarana Menara Nusantara (TOWR) Peroleh Fasilitas Pinjaman Rp500 Miliar dari Bank BNP Paribas

AKURAT.CO Entitas PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), Protelindo, meneken perjanjian fasilitas pinjaman bergulir dengan PT Bank BNP Paribas Indonesia (BNPP).
Perjanjian ini ditandatangani pada 21 November 2024 dan bertujuan untuk memperkuat struktur keuangan perusahaan. Dalam transaksi ini, BNPP bertindak sebagai kreditur, sementara Protelindo, anak perusahaan Sarana Menara Nusantara, berperan sebagai debitur.
Menurut keterangan manajemen yang disampaikan lewat keterbukaan informasi BEI, nilai komitmen dalam perjanjian tersebut mencapai Rp500 miliar. Fasilitas pinjaman bergulir ini dirancang untuk membiayai kebutuhan umum perusahaan, termasuk pembayaran pinjaman yang ada. Tanggal jatuh tempo pinjaman ini ditetapkan selama 12 bulan, terhitung sejak tanggal penandatanganan perjanjian.
Baca Juga: Indosat Ooredoo Resmi Jual 3.100 Menara Telekomunikasi ke Mitratel dan Protelindo
Pinjaman bergulir merupakan jenis fasilitas yang memungkinkan perusahaan untuk menarik dana sesuai dengan kebutuhan yang timbul selama periode tertentu. Dengan adanya fasilitas ini, Protelindo berharap dapat memperoleh fleksibilitas lebih dalam pengelolaan keuangan dan mendukung ekspansi bisnisnya. Fasilitas pinjaman bergulir ini juga memberikan ruang bagi perusahaan untuk mengatasi kewajiban finansial yang ada.
"Perjanjian ini tidak mengandung transaksi benturan kepentingan, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan OJK No. 42 Tahun 2020 mengenai Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Hal ini memberikan jaminan bahwa transaksi ini tidak akan merugikan kepentingan pemegang saham atau pihak terkait lainnya," tulis manajemen dikutip Senin (25/11/2024).
Selain itu, perusahaan juga menegaskan bahwa perjanjian fasilitas pinjaman ini tidak memenuhi kriteria sebagai transaksi material, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Oleh karena itu, transaksi ini tidak perlu mendapatkan persetujuan khusus dari pemegang saham.
Dalam pengumuman tersebut, Sarana Menara Nusantara juga menyampaikan bahwa transaksi ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perusahaan.
Dengan kata lain, perusahaan menilai transaksi ini sebagai langkah strategis yang dapat memperkuat posisi keuangan dan mendukung kelangsungan usaha Protelindo.
Kegiatan operasional Sarana Menara Nusantara Tbk dan anak perusahaannya, Protelindo, tetap berjalan sesuai rencana. Protelindo, yang merupakan salah satu penyedia layanan menara telekomunikasi terkemuka di Indonesia, terus berkomitmen untuk mendukung industri telekomunikasi dengan menyediakan infrastruktur yang handal dan efisien.
Meskipun tidak ada dampak signifikan terhadap kondisi keuangan perusahaan, penguatan struktur finansial ini dapat meningkatkan daya saing Protelindo di pasar telekomunikasi yang terus berkembang.
Dengan pembiayaan yang lebih fleksibel, Protelindo berpotensi untuk terus memperluas jangkauan layanannya di seluruh Indonesia, mengingat pentingnya infrastruktur telekomunikasi dalam mendukung transformasi digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri








