Transaksi QRIS Melonjak 226 Persen di Kuartal II-2024

AKURAT.CO Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo melaporkan bahwa kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada kuartal kedua 2024 menunjukkan kekuatan yang terus meningkat. Menurut Perry, sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal telah berperan penting dalam pencapaian hasil positif ini.
Kemudian, Perry mengungkapkan bahwa transaksi BI-RTGS naik sebesar 13,42% menjadi Rp 42.008 triliun, sedangkan volume transaksi BI-FAST tumbuh 67,79% mencapai 785,95 juta transaksi. Selain itu, transaksi QRIS mencatatkan lonjakan luar biasa sebesar 226,54%, dengan jumlah pengguna mencapai 50,50 juta dan jumlah merchant 32,71 juta.
"Sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal telah berperan penting dalam pencapaian hasil positif ini," ujar Perry dalam konferensi pers di kantor pusat BI, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (18/7/2024).
Baca Juga: QRIS Siap Digunakan di Korsel, Jepang dan UEA
Namun, transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM debit mengalami penurunan sebesar 8,42% menjadi 1.759 juta transaksi, sedangkan transaksi kartu kredit tumbuh 20,92% menjadi 114,31 juta transaksi. Perry menyatakan bahwa jumlah Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 6,61% menjadi Rp 1.057 triliun dan stabilitas infrastruktur sistem pembayaran tetap terjaga dengan baik.
Senada, Ketua Umum idEA, Hilmi Adrianto, menilai bahwa sistem pembayaran digital di Indonesia telah mengalami banyak kemajuan, terutama dalam e-commerce. "Layanan pembayaran digital yang ada saat ini sangat mendukung inklusi keuangan, meskipun masih terdapat tantangan dalam literasi keuangan dan pemahaman tentang transaksi digital," ujar Hilmi.
Hilmi juga menekankan perlunya peningkatan literasi digital dan pendidikan untuk memaksimalkan manfaat pembayaran digital. "Faktor-faktor seperti budaya masyarakat, tingkat pendidikan, dan ketidakmerataan infrastruktur perlu diatasi secara bersama antara pemerintah dan sektor swasta," katanya.
Indra, Direktur Utama PT Trans Digital Cemerlang (TDC), menambahkan bahwa QRIS memiliki potensi besar untuk UMKM. Ia juga menyoroti pentingnya sosialisasi dan inovasi dalam mencapai seluruh wilayah, termasuk desa-desa.
"Transaksi QRIS tumbuh 175,44 persen pada April 2024 dibandingkan tahun lalu," ungkap Indra.
Indra menggarisbawahi perlunya pendidikan dan pendampingan keuangan untuk UMKM, termasuk penyusunan laporan keuangan yang berkualitas. Serta, ia berharap perusahaan pendamping keuangan digital memiliki standar internasional seperti ISO 9001:2015, ISO 37001:2016, dan ISO 27001:2022 untuk perlindungan maksimal.
"Laporan keuangan penting untuk memantau kinerja dan pengambilan keputusan bisnis yang tepat," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







