AKURAT.CO Saudi Aramco beberapa waktu lalu berhasil melakukan penawaran saham sekunder, dimana diperkirakan mengumpulkan dana hingga USD11,2 miliar atau sekitar Rp 182,30 triliun.
Penawaran saham sekunder tersebut tampaknya cukup berbeda dengan penawaran saham perdana pada 2019 lalu yang memprioritaskan investor lokal. Kali ini, sekitar 60% saham dari total penjualan dialokasikan untuk investor asing.
Melalui lansiran Bloomberg, Aramco mengkonfirmasi bahwa mayoritas sahamnya dialokasikan ke investor institusi internasional, yang kini memiliki sekitar 0,73% saham perusahaan. Oleh sebab itu, penawaran tersebut pun pada akhirnya menarik permintaan besar dari AS dan Eropa, serta dukungan dari pengelola dana di Inggris, Hong Kong, dan Jepang, dengan pesanan mencapai lebih dari USD65 miliar.
Baca Juga: Elon Musk: Nilai Tesla Bisa Lebih dari Gabungan Apple dan Saudi Aramco
Penawaran ini menarik sekitar 450 pengelola dana, dengan lebih dari 125 di antaranya adalah investor internasional. Partisipasi asing yang besar dipicu oleh serangkaian kunjungan eksekutif Aramco ke London dan Amerika Serikat untuk meningkatkan permintaan.
Meskipun begitu, Kerajaan Arab Saudi tetap memiliki sekitar 82% saham Aramco, sementara Public Investment Fund memegang 16% saham lainnya. Seperti yang diketahui, sebelumnya pada IPO 2019, minat investor internasional cukup rendah dengan hanya sekitar 23% dari penawaran yang dialokasikan untuk mereka.
Namun, kini investor asing tertarik pada saham Aramco karena perusahaan menawarkan dividen yang sangat besar, salah satu yang terbesar di dunia, dengan potensi pembayaran dividen tahunan sekitar USD124 miliar dan yield setara 6,6%.
Saham sekunder Aramco ditawarkan di kisaran SAR26,70-SAR29, dengan harga akhir penawaran ditetapkan pada SAR27,25. Setelah kesuksesan penawaran saham sekunder ini, harga saham Aramco naik 2,3% pada perdagangan Minggu lalu, mencapai level SAR28,95 per sahamnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







