Anak Dapat THR? Simak Tips Kelola Keuangan dengan Bijak

AKURAT.CO Seiring momen Lebaran, anak-anak sering mendapatkan uang tunjangan hari raya (THR) dari saudara-saudara dan orang tua.
Namun, pertanyaannya, ke mana sebaiknya uang tersebut disimpan? Apakah cukup ke rekening biasa atau diinvestasikan saja?
Sejatinya, uang THR bisa menjadi peluang bagi orang tua untuk mengedukasi anak-anak tentang keuangan. Namun, penting bagi orang tua memiliki pemahaman keuangan yang baik agar tidak salah dalam memberikan penjelasan.
Baca Juga: Cara Mudah Bagi-bagi THR Lebaran 2024 dengan OVO
Pertama, biarkan anak menggunakan 50% uang THR untuk keinginannya sendiri. Sisanya, Anda bisa menyimpannya di instrumen investasi yang sesuai.
Pilihan Instrumen Beriisiko Rendah.
- SBN & SBSN. Surat Berharga Negara atau versi syariahnya merupakan pilihan dengan risiko kecil dan potensi imbal hasil di atas 5%.
- Deposito. Pilih deposito Bank Perekonomian Rakyat atau bank digital untuk imbal hasil yang lebih tinggi.
- Logam Mulia. Emas bisa menjadi pilihan aman, asalkan tidak dijual dalam jangka pendek.
- Reksa Dana Pasar Uang. Menjadi opsi untuk diversifikasi aset dengan investasi di deposito dan surat utang tenor pendek.
Pilihan Instrumen Berisiko Moderat.
- Reksa Dana Pendapatan Tetap & Campuran. Menawarkan imbal hasil di atas SBN, deposito, dan emas, namun dengan risiko yang lebih tinggi.
Pilihan Instrumen Beriisiko Tinggi.
- Saham Blue Chip & Reksa Dana Saham. Memberikan keuntungan berupa capital gain dan dividen, dengan pajak final yang rendah.
- Kripto. Meskipun bisa memberikan keuntungan besar, pasar kripto juga memiliki risiko tinggi yang perlu diperhatikan.
Penting bagi orang tua untuk memilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan keluarga, serta memberikan pendampingan yang tepat kepada anak-anak dalam mengelola uang mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








