Layani Segmen Underbanked, Bank DBS Pererat Kolaborasi dengan Home Credit

AKURAT.CO Bank DBS Indonesia terus menggandeng Home Credit Indonesia untuk memberikan fasilitas kredit kepada pelanggan Home Credit melalui pembiayaan bersama atau joint financing.
Kerja sama yang sudah dibangun sejak 2019 tersebut terus berjalan hingga Oktober 2023 dan telah menjangkau 618.867 pengguna dari golongan underbanked.
Adapun pengguna underbanked tersebut mayoritas (54 persen) laki-laki dan sisanya perempuan (46 persen), sudah menikah (73 persen) dan sisanya belum menikah (24 persen).
Dari sisi wilayah, mayoritas (19 persen) berasal dari pulau Sumatra, di susul Sulawesi (8 persen), dan Kalimantan (8 persen). Kendati demikian, masih terdapat populasi segmen underbanked yang cukup besar di provinsi Jawa Barat (17 persen) dan Jawa Timur (11 persen)
Direktur Consumer Banking PT Bank DBS Indonesia, Rudy Tandjung mengatakan kaum underbanked memiliki beberapa karakteristik, salah satunya adalah menggunakan solusi keuangan alternatif seperti layanan keuangan berbasis teknologi (fintech), koperasi kredit, atau lembaga keuangan mikro.
Baca Juga: Gandeng DBS untuk Digitalisasi Pembayaran, Pelanggan Distributor Beras Ini Naik 9 Persen
Untuk itu DBS menyadari bahwa segmen underbanked juga membutuhkan layanan perbankan. Kemitraan Bank DBS Indonesia dengan Home Credit turut membantu menjembatani kebutuhan tersebut.
"Ke depannya, kami akan melebarkan sayap melalui kolaborasi dengan berbagai perusahaan multifinance maupun fintech untuk menjangkau semakin banyak masyarakat sehingga kehadiran bank dapat dirasakan lebih merata," kata Rudy dikutip Rabu (6/12/2023).
Senada, Direktur Home Credit Indonesia, Volker Giebitz mengatakan Home Credit dan Bank DBS Indonesia memiliki misi yang sama untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui penyaluran pembiayaan kepada masyarakat underbanked.
Kolaborasi ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari mitra perbankan seperti Bank DBS Indonesia terhadap aktivitas penyaluran pembiayaan yang inovatif dan terpercaya yang dijalankan oleh Home Credit selama lebih dari 10 tahun di Indonesia.
"Dengan layanan yang tersedia di lebih dari 22.000 toko mitra di Indonesia, kami percaya bahwa kolaborasi dengan Bank DBS Indonesia dapat membuka kesempatan baru bagi masyarakat sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan," ujar Giebitz.
Beroperasi sejak 2013, Home Credit Indonesia kini memiliki 6,1 juta pelanggan. Layanan pembiayaan Home Credit dapat diakses oleh masyarakat melalui aplikasi My Home Credit yang sudah diunduh oleh lebih dari 17 juta pengguna terdaftar.
Selain pembiayaan barang untuk pembelian smartphone, furniture, laptop, peralatan elektronik, aksesoris mobil, dan sebagainya, layanan Home Credit juga dilengkapi dengan pembiayaan fasilitas dana tunai, paylater, e-wallet, dan proteksi dengan menggandeng mitra yang memiliki izin dari otoritas berwenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









