BCA Kucurkan Kredit Rp400 M ke Bank Oke (DNAR) untuk Modal Kerja

AKURAT.CO PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengucurkan fasilitas pinjaman time loan revolving senilai Rp400 miliar kepada PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR).
Fasilitas kredit tersebut berjangka 2 tahun atau 18 bulan.
Direktur DNAR, Efdinal Alamsyah mengatakan fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan sebagai modal kerja perseroan.
Baca Juga: OK Bank Genjot Brand Awareness dibantu Oleh Konsultan PR
Pinjaman ini juga berdampak terhadap kinerja perusahaan yakni peningkatan Net Stable Funding Ratio atau NSFR serta likuiditas perseroan.
NSFR merupakan perbandingan antara pendanaan stabil yang tersedia dengan yang dibutuhkan. NSFR menjadi standar likuiditas yang mengharuskan bank memiliki dana yang cukup stabil untuk menutupi durasi aset jangka panjang mereka.
"Selain itu tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan," kata Efdinal dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Kamis (30/11/2023).
Tambahan informasi, Bank Oke Indonesiamerupakan bank komersial yang memiliki fokus pada segmen korporasi, komersial dan ritel.
Per 30 Juni 2023, Bank Oke Indonesia memiliki 306 karyawan, satu kantor pusat, 5 kantor cabang dan 10 kantor cabang pembantu. Pemegang saham bank adalah APRO Financial Co. Ltd (93,40%), masyarakat (5,75%), dan saham treasuri (0,85%).
APRO Financial Co. Ltd. adalah bagian dari OK Financial Group, grup keuangan dari Korea yang memiliki fokus di saving bank, pembiayaan konsumer, dan bisnis keuangan dengan spesialisasi pada kredit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









