Program Bedah Rumah 2026 Dikebut, Medan Baru Rampungkan 11 Unit

AKURAT.CO Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mempercepat pelaksanaan Program Bedah Rumah menjelang akhir 2026. Namun, data per 13 Oktober menunjukkan pembangunan di sejumlah daerah masih terbatas dibandingkan jumlah rumah yang dialokasikan.
Di Kota Medan, misalnya, baru 11 unit rumah yang terbangun dari total alokasi 898 unit. Sementara itu, Kota Surabaya mencatat 39 unit rumah terbangun dari alokasi 2.000 unit. Kondisi tersebut menjadi salah satu pekerjaan yang perlu dituntaskan pemerintah menjelang akhir tahun anggaran.
Menteri PKP, Maruarar Sirait, pun memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi kendala pelaksanaan program. Persoalan yang dibahas meliputi verifikasi penerima bantuan, ketersediaan tenaga kerja, pencairan anggaran, hingga percepatan penyelesaian pembangunan fisik.
Baca Juga: 2 Tahun Menjabat Menteri, Maruarar Sebut Pegawai Kementerian PKP Bertambah Jadi Hampir 4.000 Orang
Evaluasi tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi bersama sejumlah bupati dan wali kota di Kantor BRI PKP, Jakarta, Selasa Malam (13/10/2026). Pertemuan digelar secara langsung dan melalui konferensi video untuk meninjau perkembangan program di berbagai daerah.
"Berdasarkan laporan Kementerian PKP, Kabupaten Bandung memperoleh alokasi 3.047 unit rumah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 334 unit telah terbangun, dengan realisasi anggaran fisik Rp 19,28 miliar atau 31,64 persen dari anggaran yang menjadi dasar perhitungan kementerian," ujar Ara.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan, bahwa proses verifikasi dan validasi penerima bantuan telah mencapai 100%. Pemerintah daerah selanjutnya akan memperkuat koordinasi untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja dan mempercepat pembangunan.
Di Kabupaten Blora, progres pembangunan tercatat lebih tinggi dari beberapa daerah lain yang dibahas. Dari alokasi 2.560 unit rumah, sebanyak 719 unit telah terbangun. Realisasi anggaran fisiknya mencapai Rp 34,20 miliar atau 66,80%.
Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan bahwa koordinasi dengan camat dan kepala desa terus dilakukan untuk mengawal pelaksanaan program agar selesai tepat waktu.
Sementara itu, Kabupaten Banyumas memperoleh alokasi 2.239 unit rumah, tetapi baru 117 unit yang terbangun. Realisasi anggaran fisiknya mencapai Rp 16,42 miliar atau 36,67%.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







