WIKA Garap Proyek Irigasi Rp302,81 Miliar, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

AKURAT.CO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kembali dipercaya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melaksanakan sejumlah proyek jaringan irigasi di beberapa titik di Pulau Jawa dan Sumatera dengan total kontrak mencapai Rp 302,81 miliar.
Proyek-proyek ini tidak hanya memperkuat infrastruktur sumber daya air, tetapi juga berperan langsung dalam meningkatkan produktivitas pertanian, mendukung kesejahteraan petani, serta menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan sumber energi yang ramah lingkungan.
Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW), menegaskan bahwa proyek-proyek ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat khususnya petani.
“Lebih dari itu, pemanfaatan energi ramah lingkungan seperti solar panel merupakan langkah kami untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan pengurangan emisi karbon,” kata Agung, Rabu (3/9/2025).
WIKA, kata Agung melihat pembangunan infrastruktur irigasi sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap kemandirian pangan nasional, penguatan ekonomi daerah, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga: PMN WIKA Rp6 Triliun Tersisa Rp1,37 Triliun, Dipakai Untuk Apa Saja?
Adapun, di Provinsi Jambi, WIKA menandatangani kontrak Rehabilitasi Jaringan Utama Daerah Irigasi (DI) Kewenangan Daerah pada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI. Pekerjaan yang mencakup Paket I dan Paket II ini akan dilaksanakan selama 120 hari dengan masa pemeliharaan 180 hari.
Lingkup pekerjaannya mencakup rehabilitasi dan normalisasi saluran, galian manual, pengecoran beton saluran, hingga pembangunan tanggul yang diharapkan mampu meningkatkan keandalan distribusi air bagi lahan pertanian.
Selain itu, WIKA juga berhasil meraih kontrak pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah di Provinsi Jawa Tengah. Proyek ini tersebar di lima kabupaten, yakni Banyumas, Wonosobo, Purworejo, Temanggung, dan Magelang, dengan total 37 titik.
Lingkup pekerjaan meliputi pengelolaan sumur, pekerjaan mekanikal dan elektrikal, pembangunan rumah panel pompa, serta saluran pendukung yang memperkuat akses air bagi lahan produktif di wilayah pedesaan.
WIKA juga dipercaya melaksanakan pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah di Provinsi Sumatera Selatan, meliputi Kabupaten Musi Rawas, Lahat, Lubuk Linggau, Ogan Komering Ulu, dan Ogan Ilir.
Proyek yang terdiri dari 25 titik ini, termasuk 17 titik di Muara Enim dan 8 titik di Musi Banyuasin, mencakup persiapan pengeboran sumur, pembangunan rumah panel, pemasangan pipa outlet pompa, hingga instalasi solar panel sebagai sumber energi terbarukan untuk mendukung operasional irigasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









