Kemajuan Proyek Bendungan Bulango Ulu Gorontalo Capai 87 Persen

AKURAT.CO PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menyampaikan proyek Bendungan Bulango Ulu di Desa Owata, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo telah mencapai progres fisik sebesar 87%.
Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), bendungan ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan dan air, mengembangkan pertanian modern di pedesaan, serta mendukung transisi menuju energi terbarukan.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa pekerjaan dilakukan melalui Kerja Sama Operasi (KSO) Hutama Karya – PT Basuki Rahmanta Putra – PT Bina Nusa Lestari (KSO HK-BRP-BNL), dengan porsi Hutama Karya sebesar 70%.
Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan jalan akses, jembatan, konstruksi main dam, instalasi instrumentasi pengawasan, serta pembersihan area genangan.
“Pekerjaan dapat berlangsung lebih cepat, ramah lingkungan, akurat, dan minim kesalahan berkat penerapan teknologi konstruksi modern dengan memanfaatkan teknologi digital untuk simulasi virtual, visualisasi 3D, dan pemantauan real-time, sehingga prosesnya lebih efisien,” kata Adjib dalam keterangannya, Selasa (12/8/2025).
Baca Juga: HK Gelar Uji Laik Fungsi Tol Tempino – Ness Sepanjang 18,49 Km
Adjib menyampaikan meski cuaca kerap tidak bersahabat, pekerjaan di Bendungan Bulango Ulu tetap berjalan lancar berkat penambahan tenaga kerja dan alat berat.
Bendungan ini memiliki tinggi 75 meter dan saluran pelimpah berbentuk terowongan sepanjang 370 meter, menjadikannya salah satu yang tertinggi di Indonesia. Desainnya dibuat kokoh dan aman agar mampu mengatur aliran air dengan baik sekaligus bertahan dalam jangka panjang.
Bendungan Bulango Ulu akan memberikan sejumlah manfaat strategis, antara lain pengendalian banjir dengan kapasitas reduksi hingga 414,22 m³/detik dan penyediaan air baku sebesar 2,2 m³/detik.
Kemudian pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 4,95 MW, serta pengairan untuk 4.193 hektar lahan pertanian di Kabupaten Bone Bolango (meliputi DI Alale, DI Lomaya, dan DI Pilohayanga).
“Proyek ini akan meningkatkan produktivitas pertanian, menyediakan sumber energi bersih, membuka akses air bersih, menyerap ribuan tenaga kerja lokal selama konstruksi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Gorontalo,” ujar Adjib.
Dengan rampungnya bendungan ini nantinya, masyarakat akan merasakan manfaat nyata mulai dari pengendalian banjir, irigasi pertanian, penyediaan air baku, pembangkit listrik, hingga peningkatan ekonomi lokal.
“Bendungan Bulango Ulu adalah wujud komitmen Hutama Karya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








