Jembatan Kapuas Tiga Disorot Jadi Proyek Prioritas Nasional, Infrastruktur Kalbar Siap Melaju Kencang!

AKURAT.CO Angin segar bagi masyarakat Kalimantan Barat! Pemerintah pusat mulai melirik serius pembangunan Jembatan Kapuas Tiga sebagai salah satu proyek prioritas nasional.
Proyek strategis ini diyakini akan menjadi motor penggerak konektivitas dan ekonomi di wilayah barat Pulau Kalimantan.
Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, menyampaikan komitmen penuh untuk mendorong percepatan pembangunan jembatan ikonik ini.
Ia menegaskan bahwa proyek ini sangat sejalan dengan visi pemerataan pembangunan Presiden Prabowo Subianto.
"Pembangunan Jembatan Kapuas Tiga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang ingin memastikan infrastruktur tidak hanya terpusat di Jawa. Kalbar perlu ditopang infrastruktur konektivitas yang kuat agar ekonomi rakyat bisa bergerak lebih cepat,” ujar Herzaky, Minggu (20/4/2025).
Ia juga menyampaikan akan segera mengusulkan langsung proyek ini ke Menko AHY dan Menteri PUPR Dody Hanggodo, agar masuk dalam prioritas rencana kerja pemerintah ke depan.
Baca Juga: Kampus Harus Jadi Ruang Aman dari Kekerasan Seksual
Jembatan Kapuas Tiga rencananya akan menghubungkan tiga wilayah strategis di Kalbar: Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, dan Kota Pontianak.
Dampaknya tak main-main—mobilitas antar daerah meningkat, kemacetan berkurang, dan pertumbuhan ekonomi rakyat lebih merata.
"Ini bukan cuma soal infrastruktur. Ini soal masa depan Kalbar. Jembatan ini bisa jadi tulang punggung baru perekonomian kawasan,” tegas Herzaky.
Dengan terbangunnya Jembatan Kapuas Tiga, Kalimantan Barat berpotensi menjadi simpul logistik baru yang memperkuat ketahanan ekonomi wilayah, sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan luar Jawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








