Wacana Kereta Cepat Jakarta Surabaya 3,5 Jam, Siapa Investornya?

AKURAT.CO Setelah meresmikan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), pemerintah berencana memperpanjang rutenya hingga ke Surabaya yang sedang dalam tahapan studi awal untuk dibuat.
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengatakan studi yang dilakukan pemerintah untuk perpanjangan jalur kereta cepat Jakarta-Bandung sampai Surabaya akan terealisasi pada periode pemerintah selanjutnya.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah mengkonfirmasi proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya akan dikeluarkan dari Proyek Strategis Nasional (PSN) 2020 – 2024, yang artinya akan dibangun pada era pemerintahan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Mahal Dan Mangkrak, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Dicoret Dari PSN
Kemudian Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan telah menyinggung rencana pengerjaan proyek Kereta Cepat Jakarta Surabaya (KCJS) yang direncanakan akan diluncurkan pemerintah mulai 2024 mendatang.
Tidak hanya itu, Luhut menyatakan bahwa Indonesia mungkin akan menggandeng kembali China dalam mega proyek ini, lantaran dinilai sebagai negara dengan potensi terbesar dalam pengerjaan proyek tersebut.
Hal tersebut dibalas oleh Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi menyampaikan bahwa keinginan pengadaan kereta cepat menuju Surabaya sudah dibahas dengan pemerintah Indonesia dan peluang China untuk berinvestasi kembali dalam mega proyek tersebut, Perdana Menteri (PM) China Li Qiang sudah berminat agar dapat terlibat kembali.
Untuk sementara, investor yang akan mendanai proyek mega kereta cepat Jakarta-Surabaya masih dari negara China.
Jarak Tempuh dan Durasi Kereta Cepat Jakarta Surabaya
Jarak tempuh Kereta Cepat Jakarta Surabaya (KCJS) dapat ditempuh dalam waktu 3,5 jam jika proyek tersebut dapat terealisasikan. Menhub Budi menyampaikan, proyek kereta cepat tersebut, seharusnya dilanjutkan hingga Surabaya, karena dapat membuat moda transportasi canggih ini menjadi lebih efisien.
Menurutnya, kereta cepat seharusnya untuk transportasi jarak jauh atau lebih dari 500 kilometer sedangkan saat ini panjang lintasan kereta cepat Jakarta-Bandung hanya baru 142,3 kilometer. Walaupun begitu, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bukan berarti gagal, tetapi akan menjadi parameter keberlanjutan proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.
Suksesor KCJB
Bisa dibilangm KCJS merupakan proyek lanjutan dari KCJB. Kereta ini nantinya bakal melintas jalur selatan pulau Jawa.KJCS akan melewati wilayah Bandara Kertajati, DI Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.
Sementara itu, pemerintah juga akan mengembangkan kereta cepat pesaing Whoosh bernama Kereta Cepat Merah Putih (KCMP). Proyek ini merupakan hasil kolaborasi pengembangan antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.
Berbeda dengan Kereta Cepat Whoosh yang diproduksi China, proyek Kereta Cepat Merah Putih nantinya akan berjalan di jalur Utara, menghubungkan Jakarta, Cirebon, Semarang dan berakhir di Surabaya. Proyek pengembangan ini sudah dilakukan sejak 2019 dan ditargetkan selesai pada 2025 dan bisa diuji coba pada 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi










