Discord Hentikan Livestream di Brasil, Ditekan Usai Kasus Kematian Remaja 13 Tahun

AKURAT.CO Platform komunikasi populer Discord menghentikan sementara fitur livestream di Brasil setelah mendapat tekanan dari pemerintah terkait dugaan kegagalan melindungi anak dan remaja dari konten berbahaya di internet.
Keputusan tersebut diumumkan Discord pada Senin (17/8/2026), setelah Badan Perlindungan Data Nasional Brasil memerintahkan penangguhan fitur livestream pada pekan sebelumnya.
Langkah itu dilakukan setelah muncul kasus kematian seorang remaja berusia 13 tahun yang diduga mengalami tekanan dari pengguna lain hingga melakukan bunuh diri.
Discord mengatakan saat ini tengah berdiskusi dengan pihak terkait untuk mencari solusi agar fitur livestream dapat kembali digunakan oleh pengguna di Brasil.
“Kami tetap berkomitmen bekerja sama dengan pembuat kebijakan di Brasil untuk membantu menciptakan pengalaman online yang lebih aman bagi semua orang, baik di Discord maupun di internet secara keseluruhan,” kata perusahaan tersebut.
Kasus Remaja 13 Tahun Picu Sorotan terhadap Discord
Kasus yang melibatkan seorang remaja perempuan di negara bagian Mato Grosso do Sul menjadi pemicu meningkatnya sorotan terhadap Discord.
Pada Juli 2026, remaja tersebut diduga mendapat tekanan dari sejumlah pengguna lain untuk melakukan bunuh diri melalui interaksi di platform tersebut.
Kasus ini kemudian memicu kritik keras terhadap sistem perlindungan anak di Discord.
Ibu Negara Brasil Rosângela Lula da Silva atau Janja bahkan menyerukan agar Discord ditutup di Brasil.
“Saya tidak bisa menerima melihat seorang anak perempuan berusia 13 tahun menyakiti dirinya sendiri secara langsung di internet,” ujar Janja dalam sebuah acara di Brasilia pada 6 Agustus.
Lima remaja telah ditangkap terkait kematian tersebut, menurut pernyataan Kementerian Kehakiman Brasil pada 4 Agustus.
Namun, Discord membantah bahwa tindakan bunuh diri tersebut ditayangkan secara langsung di platformnya.
Perusahaan mengatakan kelompok maupun individu yang mempromosikan kekerasan tidak memiliki tempat di Discord.
Discord juga menyatakan memiliki tim khusus yang bertugas menangani keamanan pengguna, menghapus konten yang melanggar aturan, membubarkan kelompok kekerasan, serta mengambil tindakan terhadap pengguna yang dianggap berbahaya.
Pemerintah Brasil Nilai Perlindungan Anak Discord Belum Memadai
Badan Perlindungan Data Brasil menyatakan memiliki bukti kuat bahwa Discord belum cukup mampu mencegah risiko paparan anak dan remaja terhadap konten berbahaya.
Menurut badan tersebut, fitur livestream Discord berulang kali dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi kekerasan, pelecehan, hingga dorongan untuk melakukan tindakan menyakiti diri dan bunuh diri.
Regulator Brasil menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pelanggaran serius terhadap hak anak dan remaja.
Discord sendiri memiliki lebih dari 90 juta pengguna aktif setiap hari di seluruh dunia, berdasarkan informasi perusahaan.
Perusahaan mengatakan telah menyelidiki sebuah server privat yang diduga digunakan sejumlah individu untuk mendorong tindakan menyakiti diri.
Server tersebut, menurut Discord, telah ditutup sebelum kematian remaja berusia 13 tahun itu.
Keluhan terhadap Discord di Brasil Melonjak
Tekanan terhadap Discord datang di tengah meningkatnya jumlah laporan terkait platform tersebut di Brasil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 7Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver



