AMD Siapkan Investasi hingga Rp81,5 triliun untuk Anthropic, Kesepakatan AI Bernilai Puluhan Miliar Dolar Guncang Industri Chip

AKURAT.CO Persaingan industri kecerdasan buatan (AI) memasuki babak baru. Tidak hanya perusahaan pengembang model AI yang berlomba meningkatkan kemampuan teknologinya, produsen chip kini mulai menjalin kerja sama strategis dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Langkah terbaru datang dari Advanced Micro Devices (AMD) yang mengumumkan rencana investasi besar ke perusahaan AI Anthropic, sekaligus mengamankan kontrak penjualan server AI senilai puluhan miliar dolar.
Kesepakatan tersebut menjadi salah satu transaksi terbesar dalam industri AI sepanjang tahun ini. Selain memperkuat posisi AMD sebagai pesaing Nvidia di pasar akselerator AI, kerja sama ini juga menjamin Anthropic memperoleh kapasitas komputasi yang sangat besar untuk mengembangkan model AI generasi berikutnya.
Dilansir Reuters pada Rabu, 22 Juli 2026, AMD sepakat memasok server AI bernilai puluhan miliar dolar Amerika Serikat kepada Anthropic. Selain itu, AMD juga berencana menanamkan investasi hingga US$5 miliar (sekitar Rp81,5 triliun) di perusahaan pengembang Claude tersebut.
Investasi itu akan dilakukan secara bertahap dan bergantung pada pencapaian target implementasi infrastruktur AI yang telah disepakati kedua belah pihak.
Mengutip Reuters, Lisa Su, Chief Executive Officer (CEO) AMD, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas ekosistem AI dan menghadirkan alternatif yang lebih kompetitif di pasar komputasi AI yang selama ini didominasi Nvidia.
Sementara itu, Anthropic akan menggunakan chip AMD Instinct MI450 untuk mendukung pengembangan model AI frontier mulai paruh pertama 2027.
Infrastruktur AI Kini Menjadi Medan Persaingan Utama
Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan terhadap GPU berperforma tinggi meningkat drastis seiring berkembangnya model AI generatif. Perusahaan seperti Anthropic, OpenAI, Google, dan Meta membutuhkan ribuan hingga puluhan ribu chip AI agar mampu melatih model yang semakin kompleks.
Melalui kerja sama ini, Anthropic akan memperoleh kapasitas komputasi hingga 2 gigawatt, sebuah skala yang menunjukkan besarnya kebutuhan daya komputasi AI modern. Infrastruktur tersebut akan dibangun menggunakan chip terbaru AMD dan dioperasikan melalui kombinasi pusat data milik Anthropic serta penyedia layanan cloud.
Bagi AMD, kesepakatan ini merupakan peluang besar untuk memperluas pangsa pasar AI yang selama ini didominasi Nvidia. Selama beberapa tahun terakhir, Nvidia menguasai sebagian besar pasar akselerator AI berkat lini GPU H100 dan Blackwell.
Namun, AMD terus mengembangkan keluarga chip Instinct sebagai alternatif bagi perusahaan yang ingin mendiversifikasi pemasok perangkat keras mereka.
Di sisi lain, Anthropic juga terus memperluas jaringan infrastrukturnya. Reuters mencatat perusahaan tersebut sebelumnya telah menjalin berbagai kerja sama dengan penyedia komputasi lain untuk memastikan kapasitas AI tetap tersedia ketika permintaan pengguna Claude terus meningkat.
Nilai Investasi AI Semakin Fantastis
Kerja sama AMD dan Anthropic memperlihatkan bagaimana industri AI kini memasuki fase pembangunan infrastruktur berskala raksasa. Jika sebelumnya investasi lebih banyak diarahkan pada pengembangan model AI, kini sebagian besar modal justru mengalir ke pembangunan pusat data, pembelian GPU, dan penyediaan energi untuk menopang komputasi AI.
Besarnya investasi ini menunjukkan bahwa akses terhadap perangkat keras telah menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan perusahaan AI. Tanpa kapasitas komputasi yang memadai, pengembangan model AI generasi terbaru akan sulit dilakukan, meskipun perusahaan memiliki tim peneliti yang kuat.
Bagi AMD, peluang ini bukan sekadar meningkatkan penjualan chip, tetapi juga memperkuat posisinya dalam ekosistem AI global yang berkembang sangat cepat. Sementara bagi Anthropic, tambahan investasi dan akses terhadap infrastruktur baru akan mempercepat pengembangan model Claude agar mampu bersaing dengan pemain besar lainnya.
Kesepakatan antara AMD dan Anthropic menjadi bukti bahwa persaingan AI kini tidak lagi hanya ditentukan oleh kecerdasan model, melainkan juga oleh kemampuan perusahaan membangun dan mengamankan infrastruktur komputasi dalam skala masif.
Dengan nilai investasi mencapai US$5 miliar (sekitar Rp81,5 triliun) serta kontrak server AI bernilai puluhan miliar dolar, kerja sama ini diperkirakan akan menjadi salah satu tonggak penting dalam evolusi industri AI global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







