Google Ubah Aturan Backup Android! Kuota Google Drive Kini Cepat Penuh, Ini Dampaknya bagi Pengguna

AKURAT.CO Pengguna Android perlu memperhatikan perubahan terbaru dari Google terkait sistem pencadangan (backup) perangkat.
Mulai 2026, cadangan data Android ke akun Google akan kembali dihitung sebagai bagian dari kapasitas penyimpanan Google Drive.
Artinya, backup foto, aplikasi, pengaturan, hingga riwayat perangkat dapat mengurangi sisa kuota penyimpanan yang dimiliki pengguna.
Google Terapkan Aturan Baru untuk Cadangan Data Android
Google resmi mengubah kebijakan penyimpanan cadangan perangkat Android yang sebelumnya tidak selalu memengaruhi kuota penyimpanan pengguna. Dengan aturan terbaru ini, seluruh data hasil backup akan menggunakan ruang penyimpanan yang sama dengan layanan Google lainnya.
Artinya, kuota penyimpanan gratis sebesar 15 GB kini harus dibagi untuk berbagai layanan, seperti:
Google Drive
Gmail
Google Photos
Backup perangkat Android
Jika ukuran cadangan perangkat cukup besar, ruang penyimpanan Google dapat lebih cepat penuh sehingga pengguna perlu menghapus sebagian data atau meningkatkan kapasitas penyimpanan melalui paket berlangganan Google One.
Data Apa Saja yang Masuk ke Cadangan?
Cadangan Android tidak hanya berisi file dokumen, tetapi juga berbagai informasi penting dari perangkat.
Beberapa data yang umumnya ikut dicadangkan meliputi:
Data aplikasi
Riwayat panggilan
Kontak
SMS dan MMS (pada perangkat yang mendukung)
Pengaturan perangkat
Kata sandi Wi-Fi
Wallpaper
Daftar aplikasi yang terpasang
Riwayat konfigurasi perangkat
Backup ini sangat berguna ketika pengguna berganti smartphone atau harus melakukan reset pabrik karena seluruh data penting dapat dipulihkan dengan lebih mudah.
Dampaknya bagi Pengguna Android
Aturan baru ini membuat pengguna perlu lebih cermat mengelola ruang penyimpanan Google Drive.
Jika kapasitas penyimpanan hampir habis, beberapa konsekuensi yang dapat terjadi antara lain:
1. Backup Baru Gagal Disimpan
Ketika ruang penyimpanan penuh, sistem tidak dapat membuat cadangan terbaru sehingga data terbaru berisiko tidak tersimpan.
2. Gmail Tidak Bisa Menerima Email
Karena Gmail menggunakan kuota penyimpanan yang sama, inbox dapat berhenti menerima email baru apabila kapasitas sudah penuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T






