Wikipedia Segera Bertemu Komdigi, Bahas Kepatuhan PP Tunas

AKURAT.CO Upaya pemerintah memperluas kepatuhan platform digital terhadap aturan perlindungan anak masih berjalan. Wikipedia dijadwalkan segera bertemu dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, menyebut Wikipedia masih dalam pembahasan terkait kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).
Komunikasi dengan pihak Wikimedia disebut terus berlangsung. Komdigi berharap pertemuan resmi ini dapat menghasilkan kejelasan sikap dari platform tersebut.
"Akan ada pertemuan esok, akan ada pemanggilan yang dilakukan esok. Nanti kita kabarin update-nya," kata Meutya, saat konferensi pers di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Berbeda dengan media sosial pada umumnya, Wikipedia beroperasi sebagai ensiklopedia digital terbuka. Karakter ini membuat pendekatan regulasi dan pengawasan kontennya menjadi lebih kompleks.
Meski demikian, Komdigi menegaskan bahwa seluruh platform tetap harus mengikuti prinsip perlindungan anak. Tidak ada pengecualian dalam aspek keamanan pengguna di ruang digital.
Komdigi juga meminta setiap platform melakukan penyesuaian kebijakan sesuai PP Tunas. Hal ini mencakup pembatasan akses, moderasi konten, hingga perlindungan data pengguna anak.
Saat ini, sebagian besar platform global telah menyatakan kepatuhan. Wikipedia menjadi salah satu yang masih dalam tahap finalisasi komitmen.
Komdigi berharap hasil pertemuan dapat mempercepat proses tersebut. Dengan begitu, perlindungan anak di ruang digital dapat diterapkan secara lebih merata.
Ke depan, Komdigi akan terus memantau perkembangan dan meminta laporan berkala dari seluruh platform. Upaya ini untuk memastikan kebijakan tidak berhenti pada komitmen, tetapi benar-benar dijalankan di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








