Dituding Bisa Akses Pesan WhatsApp, Ini Bantahan Meta

AKURAT.CO Meta menghadapi gugatan hukum baru yang menuding perusahaan tersebut memberikan klaim privasi yang menyesatkan terkait layanan WhatsApp. Gugatan itu diajukan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat di San Francisco.
Dalam dokumen gugatan, Meta disebut mampu menyimpan, menganalisis, serta mengakses komunikasi pribadi pengguna WhatsApp. Tuduhan ini dinilai bertentangan dengan janji privasi yang selama ini disampaikan kepada publik.
WhatsApp dikenal luas sebagai aplikasi pesan dengan fitur enkripsi end-to-end yang aktif secara default. Fitur ini diklaim hanya membuat pengirim dan penerima dapat membaca isi pesan.
Meta menolak tuduhan tersebut dan menyebut klaim dalam gugatan tidak berdasar. Perusahaan menegaskan bahwa sistem keamanan WhatsApp telah dirancang untuk melindungi privasi pengguna.
Baca Juga: Meta Hentikan Sementara Karakter AI untuk Remaja Demi Keamanan dan Kesehatan Mental
Juru bicara Meta, Andy Stone, menyatakan bahwa pesan WhatsApp telah dienkripsi menggunakan protokol Signal selama satu dekade. Menurutnya, tuduhan bahwa Meta dapat membaca pesan pengguna adalah keliru.
"Setiap klaim bahwa pesan WhatsApp orang-orang tidak dienkripsi benar-benar salah dan tidak masuk akal," ujarnya, dikutip dari Bloomberg, Senin (2/2/2026).
Para penggugat berasal dari sejumlah negara, termasuk Australia, Brasil, India, Meksiko dan Afrika Selatan. Mereka mengklaim adanya informasi dari pelapor yang menyebut potensi akses internal terhadap komunikasi pengguna.
Isu privasi aplikasi pesan juga menjadi sorotan dalam kasus lain yang melibatkan platform Signal. Perdebatan mengenai keamanan dan perlindungan data digital pun kembali menguat di tingkat global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








