Neuralink Targetkan Produksi Massal Implan Otak pada 2026

AKURAT.CO Neuralink, perusahaan teknologi implan otak milik Elon Musk, menargetkan produksi perangkat antarmuka otak-komputer dalam skala besar mulai 2026. Perusahaan berencana beralih ke prosedur pemasangan implan yang sepenuhnya otomatis.
Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Elon Musk melalui unggahan di platform media sosial X pada akhir Desember. Namun, Neuralink belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar terkait rencana ini.
"Neuralink akan memulai produksi massal perangkat antarmuka otak-komputer dan beralih ke prosedur bedah yang lebih efisien dan hampir sepenuhnya otomatis pada tahun 2026," tulis Musk dalam unggahannya di X, dikutip Sabtu (3/1/2026).
Implan otak Neuralink dikembangkan untuk membantu pasien dengan gangguan saraf serius, termasuk cedera sumsum tulang belakang. Teknologi ini membuat pengguna dapat mengendalikan perangkat digital hanya melalui sinyal otak.
Sejumlah pasien yang telah menerima implan dilaporkan mampu bermain video game dan menjelajah internet. Mereka juga dapat memposting di media sosial serta menggerakkan kursor laptop menggunakan pikiran.
Neuralink mulai melakukan uji coba implan otak pada manusia sejak 2024. Uji coba ini dilakukan setelah perusahaan memperoleh izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).
Sebelumnya, FDA sempat menolak permohonan Neuralink pada 2022 karena masalah keamanan. Setelah perbaikan dan evaluasi lanjutan, izin akhirnya diberikan untuk uji coba terbatas.
Pada September lalu, Neuralink mengungkapkan bahwa 12 pasien dengan kelumpuhan berat di berbagai negara telah menerima implan tersebut. Neuralink berhasil mengamankan pendanaan sebesar $650 juta (sekitar Rp10,8 triliun) dalam putaran investasi yang berlangsung pada Juni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








