Audit Kaspersky Ungkap Kelemahan pada Sistem Telematika Kendaraan

AKURAT.CO Hasil audit dari Kaspersky mengungkap kelemahan serius pada sistem telematika kendaraan salah satu produsen otomotif. Celah ini membuat pihak tidak berwenang dapat mengakses dan mengendalikan fungsi kendaraan.
Fungsi yang dapat dikendalikan termasuk perpindahan gigi dan mematikan mesin. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang.
Audit dilakukan dari jarak jauh dan menyoroti kerentanan pada aplikasi kontraktor yang dapat diakses publik. Kaspersky menemukan beberapa layanan web terekspos.
Salah satunya adalah kerentanan injeksi SQL pada aplikasi wiki. Kerentanan ini memungkinkan peneliti mengekstrak daftar pengguna beserta hash kata sandi, beberapa di antaranya mudah ditebak.
Dengan kredensial yang diperoleh, peneliti berhasil mengunggah firmware yang dimodifikasi ke Unit Kontrol Telematika (TCU). Hal ini memberikan akses ke bus CAN dan dapat membuat potensi manipulasi fungsi penting kendaraan.
"Industri otomotif harus memprioritaskan praktik keamanan siber yang kuat, terutama bagi sistem pihak ketiga, untuk melindungi pengemudi," ujar Artem Zinenko selaku Kepala Penelitian dan Penilaian Kerentanan Kaspersky ICS CERT, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (7/11/2025).
Kaspersky menekankan pentingnya keamanan siber yang lebih ketat, terutama pada sistem pihak ketiga. Rekomendasi mencakup pembatasan akses melalui VPN, isolasi layanan, kata sandi kuat, autentikasi dua faktor, enkripsi data dan pemantauan dengan SIEM.
Bagi produsen otomotif, Kaspersky menyarankan pembatasan akses platform telematika dan penggunaan daftar izin jaringan. Selain itu, autentikasi kata sandi SSH sebaiknya dinonaktifkan dan layanan dijalankan dengan hak istimewa minimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








