Kenali Bahaya Ketergantungan pada Media Sosial terhadap Kesehatan Mental

AKURAT.CO Media sosial awalnya diciptakan untuk menghubungkan manusia. Kini, ia justru kerap menjadi sumber stres, kecemasan, bahkan depresi. Banyak penelitian menunjukkan hubungan kuat antara penggunaan berlebihan media sosial dan menurunnya kesejahteraan psikologis, terutama di kalangan remaja.
Algoritma media sosial dirancang untuk membuat pengguna terus terlibat. Setiap “like” atau notifikasi kecil melepaskan dopamin di otak, menciptakan efek candu seperti perjudian ringan. Akibatnya, banyak orang tanpa sadar menghabiskan waktu berjam-jam scrolling tanpa tujuan.
Dampaknya nyata, kurang tidur, menurunnya fokus, meningkatnya perasaan tidak cukup baik, serta kecemasan sosial karena perbandingan diri dengan orang lain.
Namun bukan berarti media sosial harus dihindari sepenuhnya. Dengan kontrol diri, kamu bisa menjadikannya alat produktif.
Batasi waktu penggunaan harian, unfollow akun yang menimbulkan stres, dan isi feed dengan konten edukatif atau positif. Intinya, media sosial bukan musuh, tapi alat yang perlu dikendalikan, bukan dikendalikan olehnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








