Akurat

Gaji Puluhan Juta per Bulan! Ini Tugas dan Skill yang Wajib Dimiliki Data Engineer

Eko Krisyanto | 6 Oktober 2025, 23:58 WIB
Gaji Puluhan Juta per Bulan! Ini Tugas dan Skill yang Wajib Dimiliki Data Engineer

AKURAT.CO Di era digital, data adalah “emas baru.” Hampir setiap keputusan bisnis kini bergantung pada data, mulai dari menentukan strategi pemasaran hingga merancang produk baru.

Namun, data mentah yang dikumpulkan dari berbagai sumber sering kali berantakan, tidak terstruktur, bahkan sulit dipahami.

Di sinilah peran Data Engineer menjadi sangat vital. Mereka adalah sosok di balik layar yang memastikan data tersedia, bersih, aman, dan siap digunakan untuk menghasilkan wawasan strategis.

Apa Itu Data Engineer?

Menurut IBM dan Glints, Data Engineer adalah ahli teknologi yang merancang, membangun, dan memelihara sistem pengelolaan data perusahaan, atau yang biasa disebut data pipeline.

Mereka bertanggung jawab mengubah data mentah menjadi informasi terstruktur yang bisa langsung digunakan oleh Data Analyst dan Data Scientist untuk mengambil keputusan bisnis yang tepat.

Dengan kata lain, Data Engineer adalah arsitek dan tukang bangun “infrastruktur data”, menghubungkan antara data dan strategi bisnis.

Mereka tak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan perusahaan dari data yang mereka kelola.

Tugas Utama Seorang Data Engineer

Berikut beberapa tanggung jawab utama seorang Data Engineer yang membuat profesi ini sangat dicari di era digital:

Baca Juga: Doctors Without Borders Murka atas Kematian 15 Aktivisnya di Gaza

1. Membangun Pipeline Data (ETL/ELT)

Mereka membuat sistem yang dapat mengambil data dari berbagai sumber (Extract), mengubahnya ke format yang sesuai (Transform), lalu menyimpannya ke dalam data warehouse atau data lake (Load).

Proses ini dikenal sebagai ETL (Extract, Transform, Load) dan biasanya menggunakan tools seperti Apache Airflow, Talend, atau Spark.

2. Merancang Arsitektur Data

Data Engineer merancang sistem penyimpanan data yang cepat dan efisien, mulai dari SQL, NoSQL, hingga platform Big Data seperti Hadoop atau Spark.

3. Membersihkan dan Memvalidasi Data

Mereka memastikan data yang digunakan bebas dari duplikasi, kesalahan, atau format tidak konsisten. Hasilnya? Analisis yang lebih akurat dan keputusan bisnis yang lebih tepat.

4. Menjaga Keamanan dan Kepatuhan Data

Keamanan data menjadi tanggung jawab besar. Data Engineer memastikan sistem terlindung dari akses ilegal serta patuh terhadap regulasi seperti GDPR dan UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) di Indonesia.

▪ 5. Berkolaborasi dengan Tim Lain

Mereka bekerja erat dengan tim Data Scientist, Data Analyst, dan bisnis untuk memastikan kebutuhan analisis perusahaan dapat terpenuhi.

Skill yang Harus Dimiliki Data Engineer

Untuk menjalankan perannya, seorang Data Engineer harus memiliki kombinasi kemampuan teknis dan soft skill.
Berikut kompetensi utama yang wajib dikuasai:

  • Bahasa Pemrograman: Python, Java, SQL, Scala

  • Database: MySQL, PostgreSQL, MongoDB, Cassandra

  • ETL Tools: Apache Airflow, Talend, Spark

  • Cloud Platform: AWS, Google Cloud Platform (GCP), Azure

  • Soft Skill: Pemecahan masalah, komunikasi lintas tim, berpikir analitis, dan kemampuan debugging

Skill-skill tersebut memungkinkan Data Engineer mengelola data dalam skala besar serta menjaga sistem agar tetap stabil dan efisien.

Baca Juga: Nonton Film Killerman Gratis Full Movie di Bioskop Trans TV: Sinopsis dan Daftar Pemain!

Gaji Data Engineer di Indonesia

Profesi ini termasuk salah satu pekerjaan dengan bayaran tertinggi di dunia teknologi.
Menurut data Glassdoor dan Indeed (perkiraan hingga 2025), kisarannya adalah:

  • Fresh Graduate / Junior Level: Rp8 juta – Rp15 juta per bulan

  • Mid-Level (2–5 tahun pengalaman): Rp15 juta – Rp25 juta per bulan

  • Senior Data Engineer: Rp35 juta – Rp50 juta per bulan

Tak heran jika perusahaan besar seperti Tokopedia, Gojek, Shopee, dan Telkom Indonesia terus membuka lowongan untuk posisi ini.

Menjadi Data Engineer bukan pekerjaan mudah. Volume data yang terus meningkat dan kompleksitas sistem yang makin tinggi menuntut kemampuan adaptasi cepat.

Selain itu, isu keamanan dan privasi data juga menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, seorang Data Engineer dituntut untuk terus belajar, berinovasi, dan memahami etika dalam pengelolaan data.

Data Engineer adalah pondasi utama ekosistem data modern. Mereka memastikan data perusahaan berjalan aman, efisien, dan siap digunakan untuk menghasilkan insight bisnis yang berharga.

Profesi ini bukan sekadar teknisi, melainkan arsitek sistem data yang berperan penting dalam membentuk masa depan berbasis teknologi.

Dengan kemampuan yang tepat, semangat belajar tanpa henti, dan pemahaman akan makna data, menjadi Data Engineer bukan hanya menjanjikan karier bergengsi dan gaji tinggi, tapi juga kesempatan untuk menjadi bagian dari transformasi digital dunia.

Laporan: Nia Ayunia/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.