Trump Desak Microsoft Pecat Lisa Monaco dari Posisi Presiden Urusan Global

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendesak Microsoft untuk segera memecat Lisa Monaco dari jabatan presiden urusan global perusahaan. Ia menilai bahwa Monaco tidak layak memegang posisi yang memberi akses pada informasi sensitif.
Monaco sebelumnya menjabat sebagai penasihat keamanan di era Barack Obama dan sebagai wakil jaksa agung di bawah Joe Biden. Pada Juli lalu, ia bergabung dengan Microsoft untuk memimpin hubungan global perusahaan dengan pemerintah.
Trump menegaskan bahwa keberadaan Monaco di Microsoft merupakan ancaman bagi keamanan nasional. Menurutnya, posisi tersebut berisiko mengingat kontrak besar yang dimiliki Microsoft dengan pemerintah AS.
Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump menyebut Monaco tidak boleh dibiarkan memegang akses keamanan tinggi. Ia menilai perusahaan harus segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan pekerjaannya.
"Dia adalah ancaman bagi AS. Keamanan Nasional, terutama mengingat kontrak utama yang dimiliki Microsoft dengan Pemerintah Amerika Serikat," tulis Trump di Truth Social, dikutip Sabtu (27/9/2025).
Monaco diketahui ikut mengoordinasikan respons Departemen Kehakiman terhadap serangan pendukung Trump ke Gedung Capitol pada 6 Januari 2021. Izin keamanannya juga telah dicabut sejak Februari lalu.
Trump bahkan menambahkan bahwa pemerintah melarang Monaco masuk ke seluruh properti federal karena dugaan berbagai tindakan keliru. Namun, pihak Microsoft dan Monaco sendiri belum memberikan tanggapan atas tudingan tersebut.
Seiring dengan masa jabatan keduanya, Trump berusaha memperkuat hubungan dengan industri teknologi. Beberapa CEO terkemuka, termasuk Satya Nadella dari Microsoft, sempat menghadiri acara di Gedung Putih.
Sebelumnya, Trump dan Partai Republik kerap menuding perusahaan teknologi memiliki bias terhadap kelompok konservatif. Isu ini kembali mencuat seiring kritik terbaru yang ditujukan langsung kepada Microsoft.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







