AI Ubah Ramalan Cuaca, Bantu Petani Hadapi Perubahan Iklim

AKURAT.CO Perubahan iklim membuat cuaca sulit diprediksi dan menjadi tantangan bagi petani. Keterlambatan musim hujan bisa memaksa mereka menanam ulang atau mengganti tanaman sehingga merugi.
Akses pada prakiraan cuaca yang akurat sangat penting agar petani dapat menentukan waktu tanam terbaik. Selain itu, ramalan cuaca yang tepat membantu mereka menghitung kebutuhan pupuk dan menjaga produktivitas panen tetap stabil.
Namun, di banyak negara berkembang, ramalan cuaca presisi masih sulit dijangkau karena biaya teknologi yang tinggi. Kondisi ini membuat petani sering mengambil keputusan berdasarkan perkiraan tradisional yang kurang akurat.
Baca Juga: Komdigi Soroti Pentingnya Edge AI dalam Transformasi Digital Indonesia
Kecerdasan buatan (AI) kini hadir sebagai solusi dengan model prakiraan cuaca yang lebih cepat dan murah. Teknologi ini mampu memberi prediksi lokal yang akurat sehingga dapat membantu petani menghadapi iklim yang semakin ekstrem.
Dikutip dari Space, Kamis (25/9/2025), model cuaca berbasis fisika memang sangat kuat, tetapi membutuhkan superkomputer yang mahal. Sebaliknya, model AI seperti Pangu-Weather dan GraphCast bisa berjalan di laptop dengan hasil setara bahkan lebih baik.
AI mampu menghasilkan ramalan resolusi tinggi dalam hitungan detik tanpa perlu infrastruktur besar. Hal ini membuka peluang besar bagi negara berpenghasilan rendah untuk menyediakan prakiraan cuaca modern.
Meski menjanjikan, tantangan utama adalah membawa teknologi ini langsung ke petani yang membutuhkan. Ramalan AI harus disesuaikan dengan kondisi lokal agar membantu, seperti menentukan waktu tanam atau memprediksi kekeringan.
Studi di India menunjukkan petani yang menerima ramalan hujan akurat dapat mengambil keputusan tanam lebih tepat. Hasilnya, risiko menurun, keuntungan meningkat dan ketahanan pangan menjadi lebih kuat di tengah krisis iklim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








