Indonesia Jadi Medan Persaingan Energi Bersih Amerika dan China

AKURAT.CO Indonesia semakin menjadi pusat perhatian dalam persaingan global menuju energi hijau.
Mengutip Tech Xplore, Amerika Serikat dan China sama-sama berupaya memengaruhi arah kebijakan energi bersih di Tanah Air.
China lebih dulu agresif dengan membangun pabrik panel surya, kendaraan listrik, hingga rantai pasokan baterai di Indonesia. Sementara itu, AS melalui skema Just Energy Transition Partnership (JETP) menjanjikan pendanaan, namun implementasinya dianggap lambat.
Kondisi ini menempatkan Indonesia pada posisi strategis sekaligus dilematis, yakni mendapatkan investasi besar untuk transisi energi, tetapi harus menimbang dampak lingkungan dan kedaulatan energi jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








