Akurat

Indonesia Luncurkan Korika Chat, AI Generatif Lokal untuk Kedaulatan Digital

Petrus C. Vianney | 17 September 2025, 22:37 WIB
Indonesia Luncurkan Korika Chat, AI Generatif Lokal untuk Kedaulatan Digital

AKURAT.CO Indonesia resmi meluncurkan Korika Chat (KChat), kecerdasan artifisial generatif lokal karya anak bangsa. Peluncuran ini dilakukan oleh KORIKA bersama Datasaur AI dalam ajang AI Innovation Summit (AIS) 2025.

KChat disebut sebagai tonggak baru dalam implementasi Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial (Stranas KA). Kehadirannya juga menjadi simbol kedaulatan digital Indonesia di tengah perkembangan pesat teknologi AI global.

KORIKA, yang berdiri sejak 2021, selama ini menjadi wadah riset, inovasi dan kolaborasi industri kecerdasan artifisial. Bersama Datasaur AI, melahirkan KChat sebagai solusi AI yang relevan dengan kebutuhan nasional.

Presiden KORIKA, Dr. Ir. Hammam Riza, menegaskan pentingnya kehadiran KChat. Menurutnya, teknologi ini bukan hanya sekadar chatbot, melainkan fondasi strategis bagi berbagai sektor.

"Korika Chat hadir bukan sekadar sebagai chatbot, melainkan sebagai fondasi strategis bagi BUMN, lembaga publik dan UMKM dalam menghadirkan layanan yang terpercaya," ujarnya, saat acara konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2025).

Dari sisi teknis, KChat dirancang dengan prinsip privacy-first. Data pengguna dapat disimpan secara aman di server fisik, Virtual Private Cloud (VPC), maupun layanan cloud.

Dengan desain tersebut, organisasi tidak perlu bergantung pada vendor asing. Mereka tetap bisa memastikan kepatuhan penuh terhadap regulasi nasional yang berlaku.

Timotius Devin, Al Product Manager & VP of Business Development (APAC) Datasaur Al, menyoroti keunggulan platform ini. Ia menyebut KChat dirancang untuk lebih dari sekadar menjawab pertanyaan.

"Korika Chat dirancang melampaui sekadar menjawab pertanyaan, la mampu berperan sebagai agen yang terhubung langsung dengan aplikasi lain," kata Timotius.

Ia menambahkan bahwa KChat mendukung multi-LLM dan kustomisasi white-label. Dengan model bisnis lisensi yang fleksibel, teknologi ini bisa diadopsi mulai dari skala kecil hingga besar.

KChat juga hadir di kanal web maupun WhatsApp, sehingga mudah diakses masyarakat. Bagi BUMN dan lembaga publik, keberadaannya dinilai dapat mempercepat birokrasi dan meningkatkan transparansi.

KORIKA sudah menyiapkan peta jalan pengembangan untuk KChat. Pada 2025, platform ini akan dilengkapi antarmuka drag-and-drop agar siapa pun bisa merancang agen AI tanpa keahlian teknis.

Pada 2026, KChat akan menghadirkan percakapan real-time berbasis teks dan suara. Fitur ini diharapkan memberi interaksi yang lebih natural dan intuitif bagi pengguna.

"Inovasi ini diharapkan mempercepat adopsi kecerdasan artifisial di pemerintahan, BUMN dan UMKM, serta memperkuat daya saing ekosistem kecerdasan artifisial Indonesia di panggung global," tutup Oskar Riandi selaku Sekretaris Jenderal KORIKA.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.