Industri Perjalanan Asia Pasifik Menggeliat, Kaspersky Hadirkan Solusi eSIM untuk Wisatawan

AKURAT.CO Sektor perjalanan Asia Pasifik (APAC) mulai pulih setelah terdampak pandemi lebih dari enam tahun lalu. Pada 2024, kawasan ini mencatat 316 juta kunjungan internasional, hanya 13 persen di bawah tingkat sebelum pandemi dari penurunan 74 persen pada 2022.
Organisasi pariwisata memprediksi kedatangan internasional di APAC naik dari 619 juta pada 2024 menjadi 762 juta pada 2026. Perjalanan keluar kawasan juga diperkirakan melonjak 20 hingga 25 persen tahun ini.
Dalam hal ini, Kaspersky meluncurkan Kaspersky eSIM Store. Layanan ini membuat pengguna dapat mengunduh SIM digital langsung ke ponsel tanpa mengganti kartu fisik, memilih paket khusus negara, kawasan atau global.
Pangsa eSIM untuk perjalanan di Asia Pasifik kini mencapai lebih dari 56 persen pasar global, dengan pendapatan sekitar USD 11,5 juta pada 2024. Pertumbuhan tahunan diperkirakan berkisar 11-21 persen dalam beberapa tahun ke depan.
Namun, Kaspersky mengingatkan adanya ancaman kejahatan siber yang memanfaatkan tren ini. Peneliti temukan halaman phishing yang meniru operator telekomunikasi besar seperti Singtel, Smart dan Telstra untuk mencuri data pribadi pengguna.
Memasukkan informasi sensitif di situs palsu dapat membuat korban kehilangan akses ke rekening keuangan atau dompet kripto. Ancaman meningkat jika penjahat juga memperoleh kredensial masuk atau jawaban pertanyaan keamanan.
"Seiring meningkatnya tren perjalanan di seluruh kawasan, konektivitas digital harus berkembang sama cepatnya," ujar Chee Choon Hong selaku Kepala Saluran Konsumen untuk Asia Pasifik di Kaspersky, saat acara Kaspersky APAC Cyber Security Weekend di Da Nang, Vietnam, Selasa (5/8/2025).
Kaspersky eSIM Store menawarkan tiga nilai utama, yaitu paket internet di lebih dari 150 negara, kemudahan aktivasi tanpa SIM fisik atau dokumen perjalanan, serta kontribusi pada keberlanjutan dengan mengurangi limbah plastik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








