Peringatan World Drowning Prevention Day 25 Juli : Teknologi Bantu Pencegahan Tenggelam

AKURAT.CO Setiap tanggal 25 Juli, dunia memperingati World Drowning Prevention Day atau Hari Pencegahan Tenggelam Sedunia. Peringatan ini ditetapkan PBB sejak tahun 2021 untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya tenggelam pada anak-anak.
Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (25/7/2025), lebih dari 230.000 orang meninggal akibat tenggelam setiap tahun di seluruh dunia. Sebagian besar kasus terjadi di negara berkembang yang minim edukasi dan alat keselamatan.
Dalam upaya mencegah tenggelam, teknologi kini memainkan peran penting, khususnya di kalangan anak-anak. Beberapa jam tangan pintar (smartwatch) telah dilengkapi dengan pelacak lokasi dan sensor air untuk memantau keberadaan anak di dekat perairan.
Dengan bantuan GPS dan notifikasi real-time, orang tua dapat menerima peringatan jika anak berada dalam risiko. Teknologi ini membantu memberikan respons lebih cepat sebelum situasi menjadi darurat.
Selain itu, kolam renang umum di beberapa negara mulai dilengkapi sensor bawah air yang bisa mendeteksi gerakan mencurigakan. Sistem ini akan langsung mengaktifkan alarm jika seseorang menunjukkan tanda-tanda tenggelam.
Teknologi drone penyelamat juga menjadi inovasi baru dalam keselamatan air. UNICEF mencatat, drone ini mampu mengirimkan pelampung ke korban tenggelam dengan cepat, bahkan sebelum tim penyelamat tiba.
Tidak hanya perangkat keras, edukasi berbasis aplikasi juga semakin berkembang. Aplikasi keselamatan air kini mengajarkan anak-anak dan orang tua cara mengenali situasi berbahaya serta tindakan penyelamatan dasar.
Menurut WHO, pemanfaatan teknologi dalam edukasi keselamatan air dapat menurunkan risiko tenggelam hingga puluhan persen. Terutama jika dibarengi dengan pelatihan renang dan pengawasan aktif di sekitar perairan.
Peringatan Hari Pencegahan Tenggelam Sedunia ini juga menjadi pengingat bahwa insiden tenggelam adalah masalah kesehatan masyarakat global yang bisa dicegah. Teknologi hadir sebagai alat bantu yang mempercepat respons dan meningkatkan perlindungan.
Melalui kolaborasi antara pengembang teknologi, pemerintah dan organisasi internasional, keselamatan di perairan dapat ditingkatkan secara signifikan. Dengan dukungan inovasi digital, semakin banyak nyawa bisa diselamatkan setiap tahunnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T





