Akurat

Ancaman Nuklir Belum Berakhir, Stok Uranium Iran Diduga Selamat dari Serangan AS-Israel

Petrus C. Vianney | 1 Juli 2025, 17:40 WIB
Ancaman Nuklir Belum Berakhir, Stok Uranium Iran Diduga Selamat dari Serangan AS-Israel

AKURAT.CO Stok uranium Iran yang diperkaya tetap utuh meski fasilitas nuklirnya diserang Amerika Serikat dan Israel. Serangan ke Natanz, Fordow dan Isfahan diyakini hanya menunda, bukan menghentikan program nuklir Iran.

Iran memiliki sekitar 408 kilogram uranium dengan tingkat pengayaan 60 persen. Jumlah ini dinilai cukup untuk membuat beberapa senjata nuklir, sebagaimana dikutip dari Financial Times, Senin (30/6/2025).

Intelijen Barat menyebut stok uranium Iran kemungkinan telah dipindahkan ke lokasi rahasia sebelum serangan. Akibatnya, komunitas internasional kesulitan melacak dan memverifikasinya secara akurat.

Menurut Reuters, inspektur IAEA masih berupaya menemukan dan memverifikasi uranium yang hilang. Namun, keterbatasan akses ke situs yang rusak membuat proses ini diperkirakan memakan waktu lama.

Analisis dari lembaga think tank CSIS (Center for Strategic and International Studies) menyebut meski beberapa fasilitas rusak parah, Iran diduga masih menyimpan bahan nuklir di situs bawah tanah rahasia seperti 'Pickaxe Mountain'.

Lokasi ini sulit terdeteksi satelit dan tahan terhadap serangan langsung.

Dikutip dari France24, meski infrastruktur pengayaan terganggu, ancaman nuklir Iran belum hilang sepenuhnya. Serangan AS dan Israel diperkirakan hanya menunda pengembangan nuklir selama beberapa bulan hingga satu tahun.

Para analis menilai konflik nuklir di Timur Tengah masih jauh dari usai. Dunia kini menanti upaya IAEA dan arah diplomasi antara Iran, AS dan sekutunya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.