Google Maps Tambahkan Fitur Ramah Lingkungan ke Lebih Banyak Negara

AKURAT.CO Google Maps terus berkembang dengan fitur-fitur cerdas yang semakin lengkap. Kini, fokusnya makin menekankan perjalanan yang ramah lingkungan.
Kabarnya, aplikasi ini memperluas akses ke rute hemat bahan bakar dan transportasi alternatif bertenaga AI. Selain itu, panduan bersepeda yang lebih lengkap juga tersedia di lebih banyak negara.
Kini, pengguna di seluruh dunia dapat memilih rute yang lebih hemat bensin dan rendah emisi karbon. Pilihan ini membantu berkontribusi langsung pada keberlanjutan lingkungan.
Google juga memperluas fitur transportasi alternatif yang menampilkan estimasi waktu tempuh antara mobil, jalan kaki atau kendaraan umum. Pengguna bisa membandingkan dan memilih opsi tercepat dan paling ramah lingkungan.
Di Eropa, pengemudi akan mulai menerima notifikasi saat memasuki zona emisi rendah. Peringatan ini juga berlaku untuk area dengan pembatasan lalu lintas tertentu, sebagaimana dikutip dari Nextpit, Selasa (24/6/2025).
Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia di Berlin dan London, tapi akan diperluas ke lebih dari 1.000 zona, termasuk Italia dan Swedia. Jika kendaraan tidak memenuhi syarat, Google Maps akan memberi rute alternatif.
Bagi pesepeda, pembaruan ini menambahkan informasi rute lebih detail di 17 kota, termasuk Madrid, Milan dan Zurich. Fitur ini mencakup jalur sepeda, tanjakan curam dan kondisi lalu lintas untuk membantu memilih rute terbaik.
Pembaruan ini tidak langsung tersedia untuk semua pengguna. Fitur-fitur baru akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








