Bill Gates Tutup Gates Foundation pada 2045, Sumbangkan Hampir Seluruh Hartanya

AKURAT.CO Pendiri Microsoft, Bill Gates, mengumumkan bahwa Gates Foundation akan resmi ditutup pada 31 Desember 2045. Penutupan ini merupakan bagian dari rencananya untuk menyumbangkan hampir seluruh kekayaannya.
Dalam 20 tahun ke depan, ia berencana menyumbangkan hampir seluruh kekayaannya, yang saat ini mencapai sekitar USD 108 miliar (sekitar Rp1.782 triliun). Ia menargetkan hanya menyisakan sekitar 1 persen dari total hartanya.
Lewat blog pribadinya, Gates menyatakan bahwa tujuannya adalah menyelamatkan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dunia. Ia menargetkan untuk menyumbang lebih dari USD 200 miliar (sekitar Rp3.301 triliun) selama dua dekade ke depan.
"Saya akan memberikan hampir semua kekayaan saya melalui Gates Foundation selama 20 tahun ke depan untuk tujuan menyelamatkan dan meningkatkan kehidupan di seluruh dunia," tulisnya dalam blog tersebut, dikutip Minggu (11/5/2025).
Fokus utama donasi ini adalah untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi serta memberantas penyakit menular. Selain itu, Gates juga menargetkan untuk mengentaskan jutaan orang dari kemiskinan.
"Tidak ada ibu atau anak yang harus meninggal karena penyebab yang dapat dicegah. Tidak ada generasi yang harus hidup dalam ketakutan akan penyakit menular yang mematikan. Dan tidak seorang pun harus ditolak kesempatan untuk berkembang karena di mana mereka dilahirkan," tulis @BillGates di platform X.
Gates yakin bahwa misi ini dapat dicapai dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan rencana awal yayasan. Awalnya, yayasan tersebut direncanakan tetap berjalan selama beberapa dekade setelah dirinya dan Melinda Gates meninggal.
Yayasan Gates yang berdiri sejak tahun 2000, telah menggelontorkan lebih dari USD 100 miliar (sekitar Rp1.650 triliun) untuk kegiatan amal global. Meski telah menyumbangkan sekitar USD 60 miliar (sekitar Rp990 triliun), kekayaan Gates terus bertambah berkat investasinya.
"Orang-orang akan mengatakan banyak hal tentang saya ketika saya mati, tetapi saya bertekad bahwa 'dia meninggal kaya' tidak akan menjadi salah satunya," tulis Gates.
Ia menegaskan bahwa kekayaannya akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk mengatasi berbagai masalah besar di dunia. Menurutnya, sumber daya yang dimilikinya seharusnya dimanfaatkan untuk membantu orang lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







