Facebook Perketat Aturan untuk Hapus Spam dan Akun Manipulatif

AKURAT.CO Meta mengumumkan langkah baru untuk membersihkan Umpan Facebook dari spam dan aktivitas manipulatif. Hal ini bertujuan memperbaiki pengalaman pengguna dan mendukung kreator dengan konten orisinal.
Meta mengakui bahwa banyak akun menggunakan taktik untuk meningkatkan tayangan dan pengikut secara tidak wajar. Hal ini membuat pengalaman pengguna menjadi kurang nyaman.
Untuk mengatasi masalah ini, Facebook akan menurunkan jangkauan akun yang menyebarkan spam. Selain itu, Facebook akan menghapus akun yang terlibat dalam koordinasi keterlibatan palsu dan melindungi kreator dengan konten orisinal.
Dikutip dari Sea Mashable, Senin (28/4/2025), ini diharapkan membuat Umpan Facebook lebih relevan dan menyenangkan bagi pengguna. Bagi kreator, kontennya berpotensi dilihat lebih luas jika menghindari praktik manipulatif.
Meta menyoroti contoh spam, seperti teks panjang dengan banyak tagar atau postingan yang tidak relevan dengan video. Perusahaan juga berjanji untuk menindak tegas jaringan komentar palsu dan halaman yang hanya dibuat untuk menaikkan jangkauan.
Selain itu, Facebook juga akan menghapus lebih banyak akun palsu, setelah sebelumnya menghapus 23 juta akun pada tahun 2024. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan keaslian di platform.
Fitur Moderation Assist diperbarui untuk membantu kreator mendeteksi komentar dari akun yang berpotensi palsu. Sekarang, kreator dapat lebih mudah melaporkan peniru di komentar.
Meta memperkuat Manajer Hak untuk melindungi konten orisinal kreator dari penyalahgunaan oleh pihak lain tanpa izin. Ini bertujuan untuk memastikan hak cipta kreator dihormati di platform.
Tindakan ini diambil di tengah kekhawatiran soal menurunnya relevansi Facebook, seiring dengan meningkatnya penggunaan AI di media sosial. Selain itu, Meta juga menghadapi tekanan dari kasus antitrust yang sedang berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







