Cara Menyematkan Pesan di DM Instagram dengan Mudah

AKURAT.CO Instagram terus menghadirkan pembaruan menarik untuk meningkatkan pengalaman pengguna, termasuk fitur terbaru yang memungkinkan penyematan pesan di DM.
Dengan fitur ini, pengguna bisa lebih mudah mengakses pesan penting dalam percakapan pribadi maupun grup. Dikutip dari laman resmi Instagram, Minggu (16/3/2025), berikut beberapa cara menyematkan pesan di DM Instagram:
1. Tekan dan tahan pesan yang ingin disematkan hingga muncul beberapa opsi.
2. Dari delapan pilihan yang muncul, pilih opsi 'Sematkan' untuk menyematkan pesan ke bagian atas obrolan.
3. Jika ingin melepas pesan yang sudah disematkan, tekan dan tahan pesan tersebut, lalu pilih 'Batalkan Sematan'.
Saat ini, fitur penyematan pesan hanya tersedia di aplikasi Instagram untuk iOS dan Android, sementara pengguna desktop belum dapat mengaksesnya.
Dengan fitur ini, pengguna dapat lebih mudah menyimpan pesan penting, berkomunikasi dengan teman, atau sekadar mengingat kembali momen menyenangkan dalam percakapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








