Akurat

Pembaruan One UI 7 Samsung Mengalami Penundaan

Petrus C. Vianney | 10 Februari 2025, 20:45 WIB
Pembaruan One UI 7 Samsung Mengalami Penundaan

AKURAT.CO Samsung telah memperkenalkan One UI 7 bersamaan dengan peluncuran seri Galaxy S25, namun pengguna perangkat lama masih harus bersabar menunggu pembaruan ini.

Perilisan stabil One UI 7 bisa tertunda. Meskipun Samsung sempat mengisyaratkan tanggal rilis pada 7 Februari dalam acara Unpacked, informasi dari tim Dukungan Samsung menyatakan bahwa jadwal tersebut belum pasti.

Saat ini, belum ada tanggal resmi untuk pembaruan, menimbulkan spekulasi bahwa Samsung masih menyempurnakan perangkat lunaknya. Program beta One UI 7 memang masih berjalan, tetapi tidak lagi menerima peserta baru.

Ini menandakan bahwa Samsung berfokus pada penyempurnaan sebelum peluncuran resmi. Dikutip dari SammyFans, Sabtu (8/2/2025), tim dukungan Samsung di Amerika Serikat (AS) belum bisa memberikan kepastian terkait distribusi pembaruan ini.

Meski begitu, Samsung diperkirakan akan merilis One UI 7 untuk pengguna beta dan non-beta secara bersamaan. Seri Galaxy S24 kemungkinan menjadi yang pertama mendapatkannya, disusul oleh Galaxy S23 dan perangkat flagship lainnya.

Jika sesuai jadwal, pembaruan ini akan mulai digulirkan pada Februari, dengan distribusi lebih luas pada Maret 2025.

Berikut adalah daftar perangkat yang diperkirakan akan menerima pembaruan One UI 7 berbasis Android 15:

- Galaxy S Series: S24, S23, S22

- Galaxy Z Series: Z Fold 6, Z Flip 6, Z Fold 5, Z Flip 5, Z Fold 4, Z Flip 4, Z Fold 3, Z Flip 3

- Galaxy A Series: A73, A55, A54, A53, A35, A34, A33, A25, A24, A23, A15, A14, A05

- Galaxy F Series: F55, F54, F34, F15

- Galaxy M Series: M55, M54, M53, M35, M34, M33, M15

Walaupun Android 16 sudah memasuki tahap beta publik, Samsung tampaknya ingin memastikan One UI 7 hadir dengan peningkatan desain dan fitur yang lebih matang sebelum dirilis ke pengguna.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.