CEO Ungkap 2025 Bakal Jadi Tahun Kritis bagi Google, Ini Alasannya

AKURAT.CO CEO Google, Sundar Pichai, menyebut tahun 2025 sebagai momen krusial bagi perusahaannya.
Dalam sebuah pertemuan strategi di kantor pusat Google di Mountain View, California, Pichai menegaskan bahwa taruhannya sangat tinggi, terutama di tengah tekanan hukum, regulasi dan persaingan ketat dalam teknologi kecerdasan buatan (AI).
Google menghadapi ancaman dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS), yang mempertimbangkan untuk memaksa perusahaan melepaskan produk seperti Android, Chrome dan mesin pencari Google.
Selain itu, Google juga berhadapan dengan tuduhan monopoli di sektor pencarian dan teknologi iklan digital di AS dan Inggris.
"Saya tidak lupa bahwa kita menghadapi pengawasan di seluruh dunia. Itu datang dengan ukuran dan kesuksesan kami," ujar Pichai, dikutip dari Phonearena.com, Selasa (31/12/2024).
Google terus berinvestasi besar-besaran dalam Gemini, model AI andalannya, yang baru-baru ini diluncurkan untuk pengguna iOS.
Gemini dipandang sebagai langkah penting Google untuk bersaing dengan ChatGPT dari OpenAI dan platform AI lainnya.
Bahkan, Gemini mulai digunakan sebagai alternatif asisten digital, menggantikan Google Assistant di beberapa kasus.
"Dalam sejarah, Anda tidak selalu harus menjadi yang pertama tetapi Anda harus mengeksekusi dengan baik dan benar-benar menjadi yang terbaik di kelasnya sebagai sebuah produk. Saya pikir itulah yang dimaksud dengan tahun 2025," tegas Pichai.
Google menargetkan Gemini sebagai aplikasi berikutnya yang akan menjangkau 500 juta pengguna, menambah daftar aplikasi sukses Google yang telah mencapai angka tersebut.
Pichai juga mengungkapkan bahwa sejak Februari, jumlah pengguna Gemini meningkat secara signifikan, dan ia optimis produk ini akan berkembang pesat dalam beberapa tahun ke depan.
Dengan tantangan regulasi, tekanan persaingan AI dan ambisi untuk tetap relevan di era teknologi yang terus berkembang, 2025 akan menjadi ujian besar bagi Google untuk mempertahankan dominasinya di dunia teknologi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








