Gabungkan Hiburan dan Olahraga, VR Digadang Bakal Ubah Masa Depan Gaming

AKURAT.CO Realitas virtual (VR) telah lama digadang-gadang sebagai masa depan permainan video. Namun, hingga kini, dominasi teknologi ini dalam dunia gaming belum sesuai ekspektasi.
Sebagian besar pemain masih menggunakan layar dan pengontrol genggam, seperti yang dilakukan satu dekade lalu. Menurut Prof Cathy Craig, CEO Incisiv, perusahaan teknologi berbasis di Belfast, hal ini akan segera berubah.
Craig, yang memiliki latar belakang akademis di bidang persepsi gerakan dan pengalaman sebagai atlet rugby, percaya bahwa mengintegrasikan gerakan fisik dalam permainan akan menjadi kunci.
"Kami sangat tertarik pada bagaimana kami dapat menggunakan kekuatan permainan untuk benar-benar membuat orang bergerak, untuk benar-benar meningkatkan kinerja mereka juga," ungkapnya, dikutip dari Bbc.com, Senin (30/12/2024).
Melalui headset VR, pemain akan merasakan aktivitas fisik intens, berbeda dari pengalaman gaming tradisional. Konsep ini bukanlah hal baru.
Pada 2006, Nintendo Wii memperkenalkan pengontrol berbasis gerakan, membuat pemain melakukan aktivitas seperti mengayunkan raket tenis untuk bermain game.
Namun, popularitasnya meredup meskipun terjual lebih dari 100 juta unit.
Kini, perangkat seperti PlayStation VR2 menawarkan pengalaman baru, meskipun adopsi teknologi VR terkendala biaya tinggi.
Beberapa headset VR telah turun harga, menjadi lebih terjangkau dan sebanding dengan konsol game.
Craig menambahkan bahwa sensor VR kini lebih canggih, membuat pengalaman yang lebih realistis.
Ke depannya, pengontrol kaki diharapkan memperluas jenis permainan yang dapat dilakukan.
VR juga dapat menjadi solusi bagi orang tua yang khawatir akan dampak waktu layar berlebihan pada anak-anak.
Dengan permainan berbasis gerakan, waktu layar menjadi lebih produktif dan melibatkan aktivitas fisik.
Dengan industri game Inggris yang menghasilkan £6 miliar (sekitar Rp114 triliun) per tahun, VR diharapkan menjadi bagian penting dari masa depan ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 4Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 5Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






