Indonesia Blokir Penjualan Google Pixel Setelah Larang iPhone 16

AKURAT.CO Indonesia baru-baru ini melarang penjualan ponsel Google Pixel karena tidak memenuhi aturan yang mewajibkan 40 persen komponen lokal dalam setiap smartphone yang dijual di negara ini.
Menurut pernyataan Kementerian Perindustrian, aturan kandungan lokal diterapkan untuk mendorong kesetaraan bagi semua investor di Indonesia.
"Produk Google tidak mematuhi skema yang kami tetapkan, jadi mereka tidak dapat dijual di sini," ujar Febri Hendri Antoni Arief, juru bicara kementerian, dikutip dari Trtworld.com, Senin (4/11/2024).
Meskipun demikian, pengguna masih bisa membeli ponsel Pixel di luar negeri, asalkan membayar pajak yang diperlukan.
Pemblokiran Google Pixel dan iPhone 16 ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk meningkatkan partisipasi komponen lokal dalam produk teknologi.
Biasanya, produsen yang ingin beroperasi di Indonesia perlu bekerja sama dengan pemasok lokal atau mencari suku cadang dalam negeri untuk memenuhi syarat ini.
Sementara itu, Google dan Apple tidak termasuk dalam daftar produsen ponsel teratas di Indonesia.
Menurut data IDC, posisi terdepan di pasar dipegang oleh perusahaan OPPO dari Cina dan Samsung dari Korea Selatan.
Namun, dengan populasi yang besar dan paham teknologi, Indonesia tetap menjadi pasar penting bagi perusahaan teknologi global.
Bhima Yudhistira, Direktur Pusat Studi Ekonomi dan Hukum, mengkritik langkah pemerintah ini sebagai proteksionisme 'semu' yang dapat berdampak negatif terhadap konsumen dan kepercayaan investor.
"Ini menciptakan sentimen negatif bagi investor yang ingin memasuki Indonesia," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







