Ledakan Pager di Lebanon Jadi Perhatian Serius PBB

AKURAT.CO Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan kekhawatirannya terkait serangkaian ledakan pager di Lebanon yang menewaskan setidaknya sembilan orang dan melukai 2.750 lainnya.
Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan bahwa situasi ini sangat memprihatinkan, terutama di tengah kondisi politik yang tidak stabil di negara tersebut.
"Kami jelas sangat menyadari apa yang telah kami lihat di Beirut dan bagian lain dari Lebanon. Saya dapat memberi tahu Anda bahwa perkembangan ini sangat memprihatinkan," kata Dujarric kepada wartawan, dikutip dari Aa.com.tr, Rabu (18/9/2024).
Ia menambahkan bahwa PBB terus memantau perkembangan di lapangan, meski sejauh ini hanya mendapatkan informasi dari laporan media.
Sementara itu, pemerintah Lebanon menyebut insiden ini sebagai tindakan agresi oleh Israel. Kelompok Hizbullah mengonfirmasi dua anggotanya tewas dan beberapa lainnya terluka dalam ledakan tersebut.
Peledakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan lintas batas antara Hizbullah dan Israel, yang juga dipicu oleh serangan Israel di Jalur Gaza.
Serangan tersebut telah menyebabkan lebih dari 41.200 korban, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








