Apple Rilis Peringatan Spyware Baru untuk Pengguna iPhone di 98 Negara

AKURAT.CO Apple kembali mengirimkan peringatan kepada pengguna iPhone terkait ancaman spyware di 98 negara. Peringatan ini muncul hanya tiga bulan setelah pemberitahuan serupa pada April lalu.
Pada Rabu (10/7/2024), banyak pengguna iPhone melaporkan menerima pesan peringatan dari Apple dan membagikan pengalaman mereka melalui tangkapan layar di media sosial.
Pemberitahuan tersebut berbunyi: "Apple mendeteksi bahwa Anda sedang menjadi sasaran serangan spyware tentara bayaran yang mencoba membahayakan iPhone yang terkait dengan ID Apple Anda dari jarak jauh," Pesan ini dikirim dari alamat threats-notification@apple.com dan mengingatkan pengguna untuk serius menanggapi peringatan tersebut.
Apple menjelaskan bahwa mereka telah mengirimkan peringatan semacam ini sejak 2021 kepada pengguna yang terkena dampak. Namun, penggunaan istilah 'serangan spyware tentara bayaran' baru muncul baru-baru ini.
Sebelumnya, Apple menggunakan istilah 'disponsori negara' untuk menggambarkan serangan ini, tetapi sekarang istilah tersebut tidak lagi digunakan.
Pemberitahuan tersebut menyatakan bahwa pengguna yang menerima peringatan kemungkinan menjadi sasaran karena siapa mereka atau apa yang mereka lakukan. Berdasarkan postingan media sosial, banyak penerima peringatan adalah jurnalis atau pekerja media.
Apple tidak memberikan rincian spesifik mengenai ancaman tersebut. Peringatan ini bertujuan untuk memberi tahu pengguna agar mereka dapat mengambil tindakan proaktif dalam melindungi akun dan perangkat mereka.
Dikutip dari Sea.mashable.com, Jumat (12/7/2024), pada pemberitahuan sebelumnya di bulan April, peneliti keamanan siber mengaitkan peringatan Apple dengan spyware pengawasan bernama LightSpy
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









