AKURAT.CO Samsung Electronics Health & Medical Equipment Business melakukan pertemuan dengan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Dalam pertemuan, kedua belah pihak membahas peluang kolaborasi bisnis, terutama di bidang kesehatan.
Samsung Electronics, perusahaan pemimpin global di bidang teknologi, menyoroti komitmennya di Indonesia untuk menciptakan masa depan baru bagi para profesional medis dan pasien.
Baca Juga: Dokter Spesialis Radiologi Terancam Tak Bisa Praktik, Kemenkes Diminta Jangan Diam
Head of Samsung Electronics Health & Medical Equipment Business, Kyo Tae Yoo, menjelaskan, Samsung Medison selaku afiliasi Samsung Electronics yang berspesialisasi dalam perangkat pencitraan diagnostik, menawarkan perangkat medis mutakhir, termasuk Ultrasound HERA W10 Elite, V8 dan Sistem Radiologi Digital AccE GC85A Vision yang didukung AI.
"Perangkat ini memberdayakan dokter untuk mengontrol proses pencitraan dengan cepat dan akurat, mengurangi kesalahan bahkan pada pasien seperti anak-anak, orang lanjut usia dan penyandang disabilitas. Hal ini berarti pengalaman yang lebih efisien bagi dokter dan pasien sekaligus mempercepat alur kerja di fasilitas kesehatan," papar Yoo dalam keterangan yang diterima, Minggu (26/5/2024).
Kendati demikian, Yoo juga mengatakan inovasi adalah inti bisnis perusahaan ini, maka pihaknya sangat bangga dapat memberdayakan para dokter di Indonesia.
Baca Juga: Mengenal Radiologi, Bagian Kedokteran Menkes Terawan Agus Putranto
Menurutnya, dengan solusi canggih yang didukung AI dan telah menerima banyak pengakuan dari berbagai dokter kelas dunia, meningkatkan kemampuan para dokter dalam mendiagnosis pasien dengan percaya diri dan efisien.
"AccE GC85A Vision, sistem radiografi digital langit-langit premium Samsung dilengkapi dengan Vision Assist, memberikan peningkatan perawatan pasien dan efisiensi alur kerja, sekaligus mempertahankan pengalaman pencitraan dosis rendah yang canggih," ujar Yoo.
Secara khusus, Yoo menjelaskan, AccE GC85A Vision berfokus pada cara-cara baru untuk meningkatkan efisiensi bagi para profesional kesehatan seperti mengurangi waktu operasi, mengurangi kesalahan pengambilan ulang dan memantau pasien secara terus menerus melalui Vision Live, kamera langsung di unit kepala tabung.
AccE GC85A Vision menghemat waktu pengoperasian dalam proses pengaturan dengan rekomendasi cerdas.
Laurentius Linggodigdo selaku Direktur PT Modern Internasional Tbk., distributor tunggal khusus Digital Radiografi/XRAY Samsung, meyakinkan bahwa solusi dan inovasi dari Samsung akan memberikan pengalaman yang luar biasa bagi pengguna unit (radiografer) dan memberikan kualitas terbaik hasil foto Xray sehingga memberikan kemudahan untuk melakukan diagnosa dan analisa lanjutan.
"Teknologi AI diciptakan untuk memudahkan penggunaan, meminimalisir kesalahan dan membantu para dokter memberikan diagnose lanjutan," pungkas Yoo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








