Apple Rancang Alat Gambar AI, Edit Cukup Diperintah

AKURAT.CO - Peneliti Apple merilis alat gambar yang memungkinkan pengguna menjelaskan dalam bahasa sederhana apa yang ingin mereka ubah dalam sebuah foto, tanpa harus menyentuh perangkat lunak pengedit foto.
MGIE, singkatan dari MLLM-Guided Image Editing dapat diterapkan untuk tugas pengeditan gambar yang sederhana dan lebih kompleks seperti memodifikasi objek tertentu dalam foto untuk merubah bentuk atau menjadi lebih cerah.
Model MGIE dapat memotong, mengubah ukuran, membalik dan menambahkan filter ke gambar melalui perintah teks.
Pertama, mempelajari cara menafsirkan perintah pengguna. Kemudian AI akan memberi gambaran seperti apa hasil editnya.
Misalnya, meminta langit yang lebih biru pada foto berarti menaikkan kecerahan pada bagian langit suatu gambar. Saat mengedit foto dengan MGIE, pengguna hanya perlu mengetikkan apa yang ingin diubah pada gambar tersebut.
Contoh pengeditan dengan gambar pizza pepperoni. Mengetik perintah “bikin lebih sehat” menambahkan topping sayuran. Lalu contohnya foto harimau di Sahara terlihat gelap, namun setelah meminta alat untuk “menambahkan lebih banyak kontras untuk menyimulasikan lebih banyak cahaya”, gambar akan tampak lebih cerah.
Baca Juga: Apple dan Qualcomm Perpanjang Kesepakatan Modem 5G Hingga 2027
“Alih-alih memberikan panduan yang singkat namun ambigu, MGIE memperoleh maksud sadar visual yang eksplisit dan mengarah pada pengeditan gambar yang wajar. Kami melakukan studi ekstensif dari berbagai aspek pengeditan dan menunjukkan bahwa MGIE kami secara efektif meningkatkan kinerja sekaligus menjaga efisiensi kompetitif,” kata para peneliti.
Apple menyediakan MGIE melalui GitHub untuk diunduh, tetapi juga merilis demo web di Hugging Face Spaces, lapor VentureBeat.
Perusahaan tidak memberi tahu detail rencana mereka untuk model tersebut. Beberapa platform pembuatan gambar, seperti DALL-E 3 OpenAI, dapat melakukan tugas pengeditan foto sederhana pada gambar yang mereka buat melalui input teks.
Pencipta Photoshop, Adobe, yang digunakan kebanyakan orang untuk mengedit gambar, juga memiliki model pengeditan AI sendiri. Model Firefly AI-nya mendukung pengisian generatif, yang menambahkan latar belakang yang dihasilkan ke foto.
Apple belum menjadi pemain besar dalam bidang AI generatif, tidak seperti Microsoft, Meta, atau Google, namun CEO Apple Tim Cook mengatakan perusahaan ingin menambahkan lebih banyak fitur AI ke perangkatnya tahun ini.
Pada bulan Desember, peneliti Apple merilis kerangka pembelajaran mesin sumber terbuka yang disebut MLX untuk mempermudah pelatihan model AI pada chip Apple Silicon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








