AKURAT.CO - Google baru saja mengonfirmasi penghentian resmi tautan cache pada hasil pencarian mereka.
Fitur ini dapat membuat pengguna melihat halaman web seperti yang dilihat Google, dihilangkan karena meningkatnya keandalan internet. Meskipun berguna untuk SEO dan mengatasi kesulitan memuat halaman, Google memutuskan untuk mempensiunkannya.
Dikutip dari Theverge.com, Jumat (02/02/2024), Danny Sullivan, perwakilan perusahaan, menyatakan bahwa dengan peningkatan keandalan internet, fitur ini dianggap tidak lagi diperlukan.
Fitur cache telah menjadi alat penting bagi profesional SEO untuk debug dan pemantauan pesaing. Ini juga bermanfaat bagi wartawan untuk melihat perubahan yang dilakukan oleh perusahaan pada situs web mereka.
Meskipun tautan cache kini dihapus, Google berharap dapat menambahkan tautan ke Internet Archive sebagai alternatif untuk menunjukkan perkembangan laman web seiring waktu. Meski belum ada rencana pasti, penghentian tautan cache ini sudah berlangsung secara bertahap selama beberapa bulan terakhir.
Pengguna sebelumnya dapat mengakses cache melalui tombol 'Cached' di hasil pencarian, namun, sekarang tautan ini sudah tidak tersedia. Meskipun Google belum merinci rencana penggantiannya, diskusi dengan Internet Archive mungkin menjadi opsi di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







