Lakukan Pembaruan, Google Foto Kini Otomatis Mencadangkan Gambar RAW Secara Default

AKURAT.CO - Google telah mengumumkan perubahan signifikan dalam aplikasi Google Foto yang memengaruhi cara penanganan gambar RAW pada perangkat Android.
Sebelumnya, banyak smartphone modern memungkinkan pengguna untuk mengambil gambar dalam format RAW yang merupakan file foto tanpa pemrosesan awal dan berisi lebih banyak informasi daripada format JPEG. Ini memberi fotografer lebih fleksibilitas dalam proses pengeditan gambar mereka.
Dikutip Akurat.co dari 9to5google.com, Minggu (22/10/2023), Google Foto sekarang secara otomatis akan mencadangkan gambar RAW ini secara default pada perangkat Android yang menggunakan format file RAW dalam aplikasi kamera mereka.
Ini bisa menjadi masalah karena penyimpanan dalam aplikasi Foto dan penggunaan data untuk cadangan melalui jaringan seluler mungkin menjadi perhatian.
Baca Juga: Google Photos Bakal Batasi Fitur Penyimpanan Gratis Tahun Depan
Perubahan ini pertama kali diamati pada perangkat Pixel 8, di mana notifikasi dari Google Foto muncul menyatakan bahwa 'Foto RAW baru akan muncul di tampilan Foto dan akan dicadangkan'.
Gambar RAW ini akan diunggah secara otomatis ke cadangan Google Foto dan muncul dalam koleksi foto utama dengan label 'RAW' di pojok kanan atas. Pengguna dapat mengakses versi RAW dan JPEG dari gambar tersebut.
Namun, perubahan ini tampaknya hanya memengaruhi gambar yang baru diambil dengan perangkat, bukan gambar yang sudah ada dalam perpustakaan Google Foto. Saat ini, belum jelas apakah perubahan ini hanya berlaku untuk seri Pixel 8 atau perangkat lainnya.
Mengingat fakta bahwa semua akun Google membagi penyimpanan gratis sebesar 15 GB untuk semua layanan, termasuk Google Foto, pengguna mungkin akan dengan cepat menghabiskan kuota penyimpanan mereka, terutama jika mereka melakukan cadangan gambar dalam format RAW.
Solusi potensial adalah mempertimbangkan langganan Google One yang menawarkan penyimpanan cloud tambahan.
Google kemungkinan akan memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai perubahan ini dan memberikan panduan kepada pengguna tentang bagaimana mengelola penyimpanan mereka jika masalah ini menjadi perhatian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







