Google Images Kini Bisa Buat Gambar AI, Begini Caranya

AKURAT.CO- Google kini telah memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk menghasilkan gambar langsung di Google Images dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Contohnya, jika Anda mencari inspirasi untuk dekorasi meja Halloween atau ide rumah anjing yang menyeramkan, Anda dapat memasukkan kata kunci pencarian dan meminta Google untuk menghasilkan gambar sesuai dengan permintaan tersebut.
Salah satu fitur istimewa dari fitur ini adalah kemampuan untuk mengaktifkan Google Lens pada gambar yang dihasilkan, sehingga Anda dapat mencari produk dunia nyata yang mirip dengan gambar yang dihasilkan oleh AI Generatif.
Untuk menggunakan fitur ini, pengguna harus mendaftar ke Google Labs dan memilih program SGE.
Baca Juga: Jalan-Jalan Virtual! Google Maps Sekarang Akan Membiarkan Pengguna Terbang Seperti Drone
Saat ini, fitur pembuatan gambar AI ini hanya tersedia di Amerika Serikat dalam aplikasi berbahasa Inggris dan untuk pengguna yang berusia di atas 18 tahun.
Cara Buat Gambar AI di Google Images
- Pengguna dapat memasukkan teks perintah seperti "gambar kapibara memakai topi koki dan sedang memasak sarapan" ke dalam kolom pencarian.
- Generative AI kemudian akan menghasilkan beberapa gambar sesuai dengan permintaan tersebut. Pengguna dapat memilih salah satu dari hasil gambar tersebut dan mengeditnya.
- Untuk mengedit gambar, pengguna dapat membuka gambar yang dihasilkan dan mengklik opsi "Edit".
- Di sebelah gambar, terdapat kolom dengan kalimat yang dapat diubah sesuai keinginan pengguna.
- Setelah pengubahan selesai, pengguna dapat mengklik "Create Images" untuk membuat gambar sesuai dengan deskripsi terbaru.
- Pengguna juga memiliki opsi untuk mengunduh (download) gambar tersebut atau menyalin (copy)nya.
Fitur ini tidak hanya tersedia di Google Search tetapi juga dapat digunakan di Google Images.
Google terus menghadirkan inovasi dalam bidang pencarian dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk memberikan pengalaman yang lebih interaktif kepada pengguna.
Baca Juga: Cara Melacak Lokasi Pasangan, Gunakan Google Maps Dan WhatsApp
Namun, penting untuk diingat bahwa ada beberapa keterbatasan.
Pengguna tidak dapat membuat gambar fotorealistik wajah manusia atau gambar orang terkenal.
Google juga menggunakan sistem SynthID yang memberikan watermark metadata yang tidak dapat dideteksi secara visual, memberikan informasi tentang pembuat gambar dan waktu pembuatan gambar.
Fitur-fitur baru ini dapat diakses melalui tab Labs di aplikasi Google di iOS dan Android, serta di desktop Chrome untuk pengguna tertentu.
Google berencana untuk memperluas penggunaan fitur ini ke lebih banyak pengguna dalam beberapa pekan ke depan sebagai bagian dari upayanya untuk mengendalikan penggunaan teknologi AI Generatif dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih terkendali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








