Bupati Klaten Diduga Pakai Uang Korupsi untuk Bayar Utang Pilkada 2024

AKURAT.CO Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, diduga memakai uang hasil dugaan korupsi untuk membayar utang Pilkada 2024. Uang tersebut merupakan imbalan dari sejumlah penyedia barang dan jasa maupun kontraktor, atas pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.
"Sejak menjabat sebagai Bupati Klaten, HWI diduga menerima fee dari sejumlah penyedia atau kontraktor atas pengadaan di Kabupaten Klaten dengan nilai lebih dari Rp2 miliar," kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Achmad Taufik Husein, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dikutip Antara, Jumat (16/10/2026) malam.
Hamenang memperoleh uang dari pihak swasta melalui ajudannya yang berinisial BSR sejumlah Rp240 juta, dan melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Klaten Rizqan Iryawan sebesar Rp100 juta. Uang-uang tersebut diduga dipakai untuk keperluan pribadi Hamenang.
Baca Juga: Bupati Klaten Tiba di KPK, Drum Biru Diduga untuk Menyimpan Uang Rp1,9 Miliar Turut Dibawa Penyidik
"Kemudian dari MAW melalui RZI (Rizqan) sebesar Rp1,9 miliar yang digunakan untuk keperluan pribadi Bupati, di antaranya pembayaran utang pilkada dan kebutuhan operasional," katanya.
MAW merupakan Muhammad Amin Wahyu Utomo selaku pihak swasta dari PT Madani Winasis Creative.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis (15/10/2026). Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan 20 orang di wilayah Klaten dan Jakarta, termasuk Bupati Klaten.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan sembilan orang dibawa dari Klaten ke Jakarta menggunakan kereta pada Kamis (15/10/2026) malam. Mereka tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat pagi. Di antara sembilan orang tersebut terdapat Hamenang dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah.
"Sembilan orang di antaranya dibawa tadi malam berangkat dari Klaten menggunakan kereta dan pagi ini sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 07.00. Dari sembilan orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, di antaranya adalah Bupati Klaten dan juga Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah,"kata Budi dalam keterangan tertulis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







