Akurat Logo

Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur Bantah Tarik Ratusan Miliar dalam Kasus Kuota Haji

Saeful Anwar | 5 Oktober 2026, 16:04 WIB
Bos Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur Bantah Tarik Ratusan Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, menjadi salah satu saksi dalam sidang korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/10/2026). - Foto: Akurat.co/Saeful Anwar

AKURAT.CO Pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur, membantah tudingan dirinya memungut uang hingga ratusan miliar rupiah terkait pengelolaan kuota haji tambahan.

Bantahan itu disampaikan Fuad saat memberikan kesaksian dalam sidang perkara dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji.

Fuad menegaskan bahwa tidak pernah menerima maupun mengumpulkan uang dalam jumlah tersebut sebagaimana disebut dalam berita acara pemeriksaan (BAP) saksi.

"Sama sekali tidak ada. Ratusan miliar bukan uang kecil. Dari mana sumbernya saya enggak tahu, dari Ahmad Taufik," ujarnya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (5/10/2026).

Fuad juga menjelaskan pertemuannya dengan sejumlah pihak terkait pengelolaan kuota haji tambahan.

Baca Juga: Eks Staf Himpuh Ungkap Uang Fee Kuota Haji Disimpan di Apartemen

Menurutnya, pembahasan tersebut dilakukan untuk memastikan kuota yang diberikan pemerintah Arab Saudi dapat dimanfaatkan dan tidak kembali terbuang.

Ia mencontohkan kuota tambahan sebanyak 10.000 jemaah pada 2022 yang menurutnya tidak terealisasi.

"Tapi perlu diketahui, saya tegaskan lagi di sini, kuota 10 ribu tidak dimanfaatkan satu pun. Jadi, sebenarnya untuk bicara tahun 2022 sudah tidak ada manfaatnya karena tidak ada realisasi," jelas Fuad.

Dalam persidangan, Fuad juga menegaskan bahwa pengisian kuota haji dilakukan berdasarkan nomor porsi sejak awal. Ia membantah adanya praktik pengisian kuota dengan cara melompati urutan jemaah.

"Dari awal sesuai dengan nomor porsi," katanya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
W
Editor
Wahyu SK