Tokoh Muda NU Beberkan Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35

AKURAT.CO Penulis buku "Prabowo untuk Indonesia Raya" yang juga Tokoh muda Nahdlatul Ulama, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, merilis risalah kritis berjudul "NU, Gus Dur, dan Bromocorah Politik."
Risalah menyoroti dugaan politik uang, pencatutan nama Presiden Prabowo Subianto dan Istana Negara, hingga intervensi dalam proses pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU.
Dalam risalah tersebut, Khalilur menyebut sejumlah dugaan terjadi selama Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Ia memastikan bahwa Presiden Prabowo tidak terlibat dalam manuver-manuver yang terjadi selama proses muktamar.
Menurut Khalilur, nama Presiden Prabowo dan Istana diduga digunakan pihak tertentu untuk memengaruhi pilihan para muktamirin.
Baca Juga: Gus Ipul Sebut Tudingan Aliran Dana Muktamar NU sebagai Fitnah, PBNU Pertimbangkan Jalur Hukum
"Narasi seperti 'ada salam dari Istana' atau 'ada salam dari bapak' diduga digunakan pihak tertentu untuk memengaruhi pilihan para muktamirin," kata Khalilur, dalam risalahnya, yang disampaikan Senin (28/9/2026).
Muktamar ke-35 NU berlangsung di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, pada 27-31 Agustus 2026. Presiden Prabowo membuka muktamar pada 27 Agustus dan menutupnya di tanggal 31 Agustus 2026.
Klaim Ada Transaksi Suara hingga Rp401 Miliar
Khalilur juga mengungkap dugaan transaksi suara dalam proses pemilihan di Muktamar NU. Ia menyebut adanya pertemuan konsolidasi di sejumlah hotel dan dugaan pemberian uang muka Rp50 juta kepada utusan PCNU atau PWNU.
Ia pun menghitung potensi perputaran dana berdasarkan 401 suara yang disebut memilih mekanisme pemilihan ketua umum melalui restu rais aam.
Dengan asumsi rata-rata nilai satu suara mencapai Rp1 miliar, diperkirakan indikasi perputaran dana mencapai Rp401 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 6Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 7Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel


