KPK Wanti-wanti Badan Gizi Nasional: Program MBG Harus Tepat Sasaran!

AKURAT.CO Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Agustina Arumsari, mengungkapkan sejumlah pesan penting yang disampaikan oleh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam audiensi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Salah satu pesan utama dari lembaga antirasuah tersebut adalah memastikan program strategis nasional ini benar-benar tepat sasaran.
“Kami tentunya sebagai pimpinan BGN ingin agar lembaga ini lebih baik ke depan, dan program MBG juga berjalan lebih baik. Tadi sesuai dengan pesan-pesan dari pimpinan KPK, ditekankan agar program ini lebih tepat sasaran,” kata Agustina kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Menurut Agustina, pimpinan KPK memberikan sejumlah catatan kritis yang harus menjadi perhatian serius BGN, terutama mengenai mekanisme penyaluran manfaat kepada kelompok masyarakat yang paling berhak.
“Ada beberapa catatan dan pesan dari pimpinan supaya penerima manfaat juga lebih fokus dan tepat. Semua sudah saya catat dan akan segera kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Agustina memastikan seluruh rekomendasi dan "pekerjaan rumah" (PR) yang diberikan KPK akan langsung dieksekusi oleh BGN.
Sebagai bentuk komitmen nyata, BGN bahkan telah membentuk tim khusus untuk mengawal implementasi rekomendasi tersebut guna memperkuat tata kelola dan mencegah potensi praktik korupsi sejak dini.
Ia juga meyakini bahwa KPK tidak hanya akan menilai dokumen rencana aksi di atas kertas, melainkan bakal mengawasi ketat implementasi riilnya di lapangan.
Baca Juga: BGN Temui KPK Bahas Penguatan Pencegahan Korupsi dan Tindak Lanjut Rekomendasi Tata Kelola MBG
“Tentu saja kami percaya bahwa KPK tidak akan selesai begitu saja pada dokumen yang kami serahkan. Mereka ingin melihat langkah konkret yang kami lakukan nantinya. Tidak semata-mata pada apa yang tertulis, tetapi pada eksekusi di lapangan,” tegas Agustina.
Sementara itu, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin, menyebut pertemuan antara kedua lembaga tersebut berlangsung sangat produktif.
Fokus utama pembahasan adalah mematangkan rencana aksi BGN dalam menindaklanjuti hasil kajian serta rekomendasi tata kelola Program MBG yang telah diserahkan oleh KPK sebelumnya.
“Pada intinya, BGN hari ini mendiskusikan rencana aksi yang akan mereka lakukan untuk menindaklanjuti kajian yang telah diselesaikan oleh KPK,” terang Aminudin.
Aminudin menegaskan bahwa Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK akan terus mengawal setiap tahapan pelaksanaan rencana aksi tersebut agar berjalan sesuai koridor yang bersih dan akuntabel.
“Kedeputian Pencegahan dan Monitoring akan melakukan pengawasan, pendampingan, serta monitoring secara berkala atas pelaksanaan rencana aksi tersebut di lapangan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









