KPK Periksa Enam Saksi Kasus Proyek Jalan Mempawah Era Ria Norsan

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2015.
Hari ini (Kamis, 23/4/2026), penyidik KPK memanggil enam saksi untuk diperiksa di Kantor Kepolisian Daerah Kalimantan Barat.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mengusut perkara dugaan korupsi proyek jalan tersebut.
"KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan TPK pekerjaan peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2015," ujarnya.
Enam saksi yang diperiksa atas nama Hendra Masudi, Hermansyah alias Maman, Aisyah, Karnadi, Muhammad Fauzi, dan Catur Ludi Raharjo. Para saksi berasal dari unsur swasta serta perusahaan yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan proyek.
Baca Juga: Anak Gubernur Kalbar Ria Norsan Dicecar KPK Soal Aliran Uang Korupsi Proyek Jalan
Proyek Terjadi Saat Ria Norsan Menjabat
Kasus ini menjadi perhatian karena proyek yang diusut berlangsung pada tahun anggaran 2015, ketika Kabupaten Mempawah dipimpin Ria Norsan.
Ria Norsan saat ini menjabat Gubernur Kalimantan Barat.
Namun demikian, hingga saat ini KPK belum menyampaikan adanya keterlibatan langsung maupun status hukum terhadap Ria Norsan dalam perkara tersebut.
Penyidikan sejauh ini masih berfokus pada pengumpulan alat bukti melalui pemeriksaan saksi-saksi dan penelusuran pihak yang terlibat dalam proses proyek. Mulai dari tahapan perencanaan, proses lelang, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan teknis hingga dugaan kerugian negara dalam proyek peningkatan jalan tersebut.
Kasus ini juga berpotensi berkembang apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan keterlibatan pihak lain yang memiliki peran strategis saat proyek dijalankan.
Pemeriksaan lanjutan di Kalbar menunjukkan perkara lama ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang paling bertanggung jawab.
Sebab, proyek infrastruktur daerah kerap menjadi sektor rawan korupsi karena melibatkan anggaran besar serta rentan penyimpangan pada tahap pelaksanaan.
Baca Juga: KPK Periksa Mantan Pejabat Kemenkeu Terkait Korupsi Proyek Jalan Mempawah Era Ria Norsan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



