Bos Terra Drone Jadi Tersangka, Unsur Kelalaian Jadi Penyebab Kebakaran Maut

AKURAT.CO Polres Jakarta Pusat menetapkan Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wisnu Wardhana, sebagai tersangka kasus kebakaran yang menewaskan 22 orang di Gedung Terra Drone, Cempaka Putih.
Kapolres Jakpus, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengatakan, berdasarkan penyelidikan, tersangka melakukan kelalaian berat pada tingkat manajemen perusahaan.
"Ada kelalaian saudara tersangka," katanya, dikutip Minggu (14/12/2025).
Dalam hal ini, Dirut Terra Drone tidak membuat atau memastikan standar prosedur operasional (SOP) penyimpanan baterai alat drone sehingga menjadi penyebab utama kebakaran.
"Tidak membuat atau memastikan adanya SOP penyimpanan baterai berbahaya," ujar Condro.
Baca Juga: Dinas PTSP dan Citata Jakarta Harus Diperiksa Soal Izin Pembangunan dan Kelayakan Gedung Terra Drone
Selain itu, Dirut Terra Drone juga tidak menunjuk petugas Kesehatan Keselamatan Kerja (K3), tidak melakukan pelatihan keselamatan, tidak menyediakan ruang penyimpanan standar untuk bahan yang mudah terbakar. Serta tidak menyediakan pintu darurat dan tidak memastikan jalur evakuasi berfungsi.
"Temuan tersebut menjadi dasar meninggalnya 22 orang dari insiden kebakaran tersebut," kata Condro.
Dia juga menekankan bahwa Dirut Terra Drone mengetahui dengan jelas risiko baterai jenis lithium polymer (LiPo) menjadi penyebab kebakaran. Kelalaiannya diduga kuat menjadi penyebab kebakaran.
Dirut Terra Drone dijerat dengan Pasal 187 KUHP dan/atau Pasal 188 KUHP dan/atau Pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup.
Kebakaran Kantor Terra Drone terjadi pada Selasa (9/12/2025) siang. Api berasal dari baterai-baterai yang telah dalam kondisi rusak, disimpan dan ditumpuk di ruang inventaris lantai satu, tempat penyimpanan baterai drone tipe LiPo.
Baca Juga: Diduga Ada Kelalaian Sistemik di Balik Kebakaran Gedung Terra Drone
Baterai yang saling bertumpuk terjatuh sehingga menyebabkan percikan api dan menyambar baterai lainnya yang disimpan di ruangan tersebut. Api pun membesar dan menyambar ke lantai lainnya.
Para korban terjebak di lantai enam atau lantai paling atas gedung dengan kepulan asap hitam tebal dan minimnya jalur evakuasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








